Showing posts with label Agama. Show all posts

Miris!! Video Ustad Hariri Injak Kepala Operator Sound

0 comments
Video Ustad Hariri Injak Kepala Operator Sound
Video Ustad Hariri Injak Kepala Operator Sound - Kabar kurang menggembirakan hadir dari dunia dakwah kita. Salah seorang ustad muda yang seringkali tampil dilayar kaca televisi Indonesia "Ustad Hariri" kini sedang banyak jadi pembicaraan di forum-froum dan sosial media di Internet. Hal tersebut terjadi lantaran kini beredar "Video Ustad Hariri Injak Kepala Operator Sound" dupanggung pada saat melakukan dakwahnya. Ada yang mengunggah video insiden tersebut di situs berbagi video youtube, dan kini video tersebut sudah banyak di upload ulang oleh pengguna youtube lainnya.

Entah apapun alasan dan penyebabnya, admin olahwarta secara pribadi tetap menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh Ustad Hariri dalam video tersebut. Sebagai sosok ustad yang juga publik figur, rasanya hal tersebut kurang bahkan tidak pantas dilakukannya, terlebih dilakukan didepan umum, dihadapan para jamaah yang mana ada juga anak-anak disana. Menurut berita dari merdeka.com, insiden Video Ustad Hariri Injak Kepala Operator Sound tersebut terjadi berawal dari masalah sound system.

"Kronologinya pas mau acara Ustaz Hariri minta sound system-nya dibagusin. Operatornya marah-marah, jadi ya ustaz nggak terima," kata manajer Ustaz Hariri, Odet saat dihubungi merdeka.com, Rabu (12/2).

"Dari situ sudah ketahuan siapa yang salah," kata Odet membela Ustaz Hariri. Odet mengaku kejadian tersebut terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Bandung.

 Admin blog olahwarta sendiri kurang mengerti percakapan yang terjadi dalam Video Ustad Hariri Injak Kepala Operator Sound. Selain memang rekaman suara dalam percakapan tersebut memang tidak jelas, percakapan yang terjadi dalam video tersebut menggunakan bahasa sunda jika saya tidak salah dengar.

Bagi anda yang belum sempat menonton Video Ustad Hariri Injak Kepala Operator Sound tersebut, anda dapat membuka situs youtube.com dan lalu ketikkan saja kata kunci "Ustad Hariri" maka beberapa video tetang insiden tersebut akan segera tampil. Namun agar lebih mudah, berikut admin sertakan video tersebut.



Read More »

Maulid Nabi Muhammad SAW

0 comments
Maulid Nabi Muhammad SAW
Maulid Nabi Muhammad SAW - Informasi mengenai Maulid Nabi pada tulisan ini diambil dari halaman wikipedia. Semoga berguna bagi para pengunjung terutama bagi umat muslim di Indonesia maupun di negara lainnya. Sudah sepantasnya ketika kita mengaku sebagai umat muslim mengetahui apa itu Maulid Nabi. Jadi, bagi yang belum mengerti atau mengetahui tentang Maulid Nabi, semoga setelah membaca informasi yang ada pada tulisan ini nanti, bisa menambah pengetahuan para pembaca, terutama yang beragama Islam. Dan jika ada tulisan yang kurang tepat, mohon kiranya dikoreksi.

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi, adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh raja Irbil (wilayah Iraq sekarang), bernama Muzhaffaruddin al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata: “Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan maulid Nabi pada bulan Rabi’ul Awwal. Beliau merayakannya secara besar-besaran. Beliau adalah seorang yang berani, pahlawan,` alim dan seorang yang adil -semoga Allah merahmatinya-”. Dijelaskan oleh Sibth (cucu) Ibn al-Jauzi bahawa dalam peringatan tersebut Sultan al-Muzhaffar mengundang seluruh rakyatnya dan seluruh para ulama’ dari berbagai disiplin ilmu, baik ulama’ dalam bidang ilmu fiqh, ulama’ hadits, ulama’ dalam bidang ilmu kalam, ulama’ usul, para ahli tasawwuf dan lainnya. Sejak tiga hari, sebelum hari pelaksanaan mawlid Nabi beliau telah melakukan berbagai persiapan. Ribuan kambing dan unta disembelih untuk hidangan para hadirin yang akan hadir dalam perayaan Maulid Nabi tersebut. Segenap para ulama’ saat itu membenarkan dan menyetujui apa yang dilakukan oleh Sultan al-Muzhaffar tersebut. Mereka semua berpandang dan menganggap baik perayaan maulid Nabi yang dibuat untuk pertama kalinya itu.

Ibn Khallikan dalam kitab Wafayat al-A`yan menceritakan bahwa al-Imam al-Hafizh Ibn Dihyah datang dari Moroco menuju Syam dan seterusnya ke Iraq, ketika melintasi daerah Irbil pada tahun 604 Hijrah, beliau mendapati Sultan al-Muzhaffar, raja Irbil tersebut sangat besar perhatiannya terhadap perayaan Maulid Nabi. Oleh kerana itu, al-Hafzih Ibn Dihyah kemudian menulis sebuah buku tentang Maulid Nabi yang diberi judul “al-Tanwir Fi Maulid al-Basyir an-Nadzir”. Karya ini kemudian beliau hadiahkan kepada Sultan al-Muzhaffar.

Para ulama’, semenjak zaman Sultan al-Muzhaffar dan zaman selepasnya hingga sampai sekarang ini menganggap bahawa perayaan maulid Nabi adalah sesuatu yang baik. Para ulama terkemuka dan Huffazh al-Hadits telah menyatakan demikian. Di antara mereka seperti al-Hafizh Ibn Dihyah (abad 7 H), al-Hafizh al-’Iraqi (W. 806 H), Al-Hafizh Ibn Hajar al-`Asqalani (W. 852 H), al-Hafizh as-Suyuthi (W. 911 H), al-Hafizh aL-Sakhawi (W. 902 H), SyeIkh Ibn Hajar al-Haitami (W. 974 H), al-Imam al-Nawawi (W. 676 H), al-Imam al-`Izz ibn `Abd al-Salam (W. 660 H), mantan mufti Mesir iaitu Syeikh Muhammad Bakhit al-Muthi’i (W. 1354 H), Mantan Mufti Beirut Lubnan iaitu Syeikh Mushthafa Naja (W. 1351 H) dan terdapat banyak lagi para ulama’ besar yang lainnya. Bahkan al-Imam al-Suyuthi menulis karya khusus tentang maulid yang berjudul “Husn al-Maqsid Fi ‘Amal al-Maulid”. Karena itu perayaan maulid Nabi, yang biasa dirayakan di bulan Rabi’ul Awwal menjadi tradisi ummat Islam di seluruh dunia, dari masa ke masa dan dalam setiap generasi ke generasi.

Para ahli sejarah, seperti Ibn Khallikan, Sibth Ibn al-Jauzi, Ibn Kathir, al-Hafizh al-Sakhawi, al-Hafizh al-Suyuthi dan lainnya telah bersepakat menyatakan bahawa orang yang pertama kali mengadakan peringatan maulid adalah Sultan al-Muzhaffar, bukan sultan Shalahuddin al-Ayyubi. Orang yang mengatakan bahawa sultan Salahuddin al-Ayyubi yang pertama kali mengadakan Maulid Nabi telah membuat “fitnah yang jahat” terhadap sejarah. Perkataan mereka bahawa sultan Salahuddin membuat maulid untuk tujuan membangkitkan semangat umat untuk berjihad dalam perang salib, maka jika diadakan bukan untuk tujuan seperti ini bererti telah menyimpang, adalah perkataan yang sesat lagi menyesatkan.

Masyarakat muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan pengajian. Menurut penanggalan Jawa bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Maulid_Nabi_Muhammad

Read More »

Penetapan Puasa 1 Ramadhan 1434 H / 2013 dan 1 Syawal 1434 H

0 comments
Penetapan Puasa 1 Ramadhan 1434 H / 2013 dan 1 Syawal 1434 H - Udah sekian lama ga ngurus blog ini, gara-gara lagi sibuk jadi detektif-detektifan hihihi, jadi hari-hari habis buat ngamatin dan mencari-cari data seseorang :D Ga berasa juga ternyata udah mendekati 1 Ramadhan 1434 H. Antara sedih dan gembira... Sedih karena rasanya masih aja belum berubah jadi lebih baik sampai udah ketemu bulan puasa lagi. Gembira menyambut bulan suci bagi umat islam yang penuh ampunan dan juga berkah.

Penetapan tanggal 1 Ramadhan 1434 H / 2013 yang disampaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah jatuh pada Selasa Wage, 9 Juli 2013 dan 1 Syawal 1434 H/2013 M jatuh pada Kamis Wage, 8 Agustus 2013. Sepertinya tahun ini akan kembali ada perbedaan penetapan 1 Ramadhan 1434 H dan juga 1 Syawal 1434 H. Namun, semoga perbedaan tersebut tidak menimbulkan atau mengganggu kekhusyukan semua umat muslim di Indonesia ini dalam menunaikan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan nanti.

Untuk saat ini sepertinya cukup itu dulu saja, sekedar mengisi blog yang sudah lama tidak ada tulisan yang baru sekaligus menyampaikan informasi yang semoga saja dapat bermanfaat bagi para pembaca atau pengunjung yang kebetulan mampir ataupun nyasar ke blog ini. Informasi-informasi seputar Penetapan 1 Ramadhan 1434 H lainnya dapat anda temukan di situs-situs berita yang sudah sangat pupuler seperti detik.com atau situs-situs lainnya.

Sebisa mungkin nanti di blog Olah Warta ini juga akan diusahakan untuk dapat memberikan informasi terbaru mengenai informasi seputar penetapan 1 Ramadhan 1434 H dan juga 1 Syawal 1434H, juga informasi-informasi seputar Ramadhan lainnya seperti Jadwal Imaskiyah Puasa Ramadhan 1434 H dan lain sebagainya.


Read More »