Showing posts with label Berita Hot. Show all posts

Berita Hot: Raungan Gunung Merbabu tak Terkait Erupsi Kelud

0 comments




REDEBOLIVIA, BANDUNG -- Meletusnya Gunung Kelud dan Gunung Sinabung dipastikan tidak akan mempengaruhi aktivitas Gunung Merbabu. Meski ada peningkatan aktivitas di beberapa gunung berapi di Indonesia, hal itu bukan dipicu oleh terjadinya erupsi Gunung Kelud beberapa waktu lalu.Pejabat Pelaksana Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) , Gede Suantika, mengatakan, secara ilmiah setiap gunung mempunyai sistem magma yang berbeda. Meski berada pada satu cincin api di Indonesia, setiap gunung memiliki perbedaan karakter dan sistem yang juga tidak sama. "Terlalu jauh mengaitkan itu (aktivitas gunung yang satu dengan yang lain). Tidak ada hubungannya," katanya saat dihubungi //Republika//, Selasa (18/2).Dikatakan Gede, gunung meletus merupakan salah satu dari sekian dampak akibat subduksi yang terjadi. Karena memiliki karakteristik yang berbeda, aktivitas setiap gunung tidak bisa dikaitkan antara yang satu dengan yang lain. Untuk itu, meningkatnya aktivitas gunung-gunung tertentu bukan karena adanya erupsi Gunung Kelud ataupun Gunung Sinabung.Seperti diketahui, Sempat terdengar dentuman keras di sekitar Gunung Merbabu yang terletak di lereng sebelah timur dan selatan Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah. Suara itu bersamaan dengan adanya gempa yang terjadi di wilayah tersebut. Namun, Gede memastikan hal itu tidak terkait dengan erupsi yanag terjadi di Gunung Kelud. Dan gempa tersebut bukan aktivitas vulkanik.Gede menambahkan, beberapa gunung di Pulau Jawa seperti Gunung Ijen, Gunung Krakatau dan Gunung Papandayan, statusnya hingga saat ini masih waspada. Masyarakat diharap tidak terpengaruh adanya informasi-informasi meresahkan yang tidak jelas berasal darimana. Setiap ada aktivitas gunung yang meningkat, kata Gede, informasi pasti akan disampaikan secara resmi.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/02/18/n16i6v-raungan-gunung-merbabu-tak-terkait-erupsi-kelud

Read More »

Berita Hot: Gempa Sekitar Gunung Merbabu Bukan Vulkanik

0 comments


Selasa, 18 Februari 2014 | 10:18 WIB



Pemandangan gunung Merbabu yang terbakar terlihat dari desa Sengi, kecamatan Dukun, kabupaten Magelang, Jawa Tengah (28/9). Kebakaran hutan yang terjadi mulai Selasa, 27 September ini masih belum diketahui penyebab pastinya dan diperkirakan menghanguskan lahan seluas 50 hektar. TEMPO/Suryo Wibowo

REDEBOLIVIA , Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan gempa yang menggoyang kawasan sekitar Gunung Merbabu bukan gempa vulkanik. Kepala PVMBG. Muhammad Hendrasto, mengatakan gempa tersebut adalah tektonik.

Senin kemarin, warga yang tinggal di lereng Gunung Merbabu dikejutkan oleh gempa yang terjadi di sekitar gunung tersebut. Selain itu, warga juga beberapa kali mendengar suara dentuman keras yang muncul dari sekitar areal gunung. Akibatnya sejumlah rumah mengalami kerusakan dan tanah di sekitar pemukiman warga mengalami retakan.

Hendrasto mengatakan, gempa yang terjadi di sekitar Gunung Merbabu merupakan gempa teknonik yang cakupan masih lokal. Menurutnya, salah satu ciri gempa vulkanik adalah dampak gempa yang tidak menimbulkan kerusakan di atas permukaan tanah. "Kan, kalau gempa kemarin sampai merusak rumah dan tanah sampai retak," ujar dia, Selasa, 18 Februari.

Menurutnya, jika gempa yang terjadi kemarin adalah gempa vulkanis, maka Gunung Merbabu bisa dipastikan sudah meletus. Bahkan, letusan gunung itu bisa cukup besar karena gempanya sampai menimbulkan kerusakan di pernukaan tanah.

Adapun untuk kondisi gunung, Hendrasto mengatakan status Gunung Merbabu saat ini masih normal. Dia juga memastikan tidak ada peningkatan aktivitas vulkanologi pascagempa yang terjadi kemarin. "Sekarang gunungnya baik-baik saja, tidak ada perubahan apapun," ujarnya. DIMAS SIREGAR Terpopuler :Demi Cucu, Bos Sritex Lukminto Ziarah WalisongoRupiah Kembali Paling Perkasa Se-Asia Kata BRI dan BNI Soal Utang Korban Kelud Dampak Kelud, Bandara Juanda Rugi Rp 2,5 Miliar

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/18/078555258/Gempa-Sekitar-Gunung-Merbabu-Bukan-Vulkanik

Read More »

Berita Hot: Gunung Merbabu Bisa Meletus

0 comments




Ilustrasi Gunung Merbabu (Dok/JIBI/SOLOPOS)

Solopos.com, JOGJA - Gempa dan dentuman keras dari Gunung Merbabu yang dirasakan warga Ungaran, Senin (17/2/2014) pagi, tak tercatat di alat pencatat gempa Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja. BPPTKG menyatakan Merbabu merupakan gunung api tipe B. Kondisi ini juga seperti Gunung Lawu.

Kepala BPPTKG Jogja, Subandriyo, ketika dihubungi JIBI/Harian Jogja mengatakan kategori gunung api tipe B yang disematkan ke Gunung Merbabu berarti gunung tersebut merupakan gunung api yang tidak pernah meletus sejak tahun 1600.

Gunung api yang masuk kategori tipe B yakni sesudah tahun 1600 belum tercatat lagi mengadakan erupsi magmatic namun masih memperlihatkan gejala kegiatan vulkanik.

"Untuk tipe gunung seperti ini memang tidak dilakukan pemantauan secara rutin," ujarnya.

Namun, tambah Subandriyo, karena masih bersifat gunung api aktif, maka Gunung Merbabu kemungkinan meletus kembali memang ada.

"Sebagai contoh Sinabung, semula masuk gunung api tipe B tetapi akhirnya aktif kembali sejak 2010 dan meletus besar pada 2014."

Subandriyo juga tidak tahu apa yang terjadi di Merbabu pagi tadi. "Yang pasti alat kami tidak merekam [gempa Merbabu] jadi kami tidak tahu apa yang terjadi," tambahnya.

Ketika ditanya apakah BPPTKG akan melakukan pengecekan ke lapangan, Subandriyo mengaku akan melihat kondisi terlebih dahulu.

"Kalau memang secara teknis ada laporan yang pasti tentu akan ada tindak lanjut," pungkasnya.

http://www.solopos.com/2014/02/17/gunung-merbabu-bisa-meletus-490296

Read More »

Berita Hot: Gempa di Gunung Merbabu, 45 Rumah Rusak

0 comments
Sebelum gempa, Gunung Merbabu mengeluarkan dentuman yang sangat keras.



VIVAnews - Gunung Merbabu tiba-tiba berdentum, Senin pagi, 17 Februari 2014. Dentuman itu disusul gempa selama beberapa detik. Akibatnya, puluhan rumah di Dusun Krajan, Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang mengalami kerusakan.

Menurut saksi mata, Suparman, dusun di lereng Gunung Merbabu itu paling dekat dengan pusat getaran dan suara dentuman.

"Suara dentuman keras tadi pagi juga terdengar hingga beberapa kilometer dari Gunung Merbabu," kata Suparman.

Ditambahkan Suparman, awalnya terdengar suara ledakan keras. Tak lama kemudian warga merasakan ada getaran seperti gempa bumi.

"Sebelumnya terlihat kilat dari arah Gunung Merbabu, terus terdengar suara ledakan dan bergetar," katanya.

Dari 45 rumah yang rusak, milik Suwarji (51) warga di RT 01, yang mengalami rusak paling parah. Rentengnya rontok, kaca jendela pecah dan tembok retak.

Sementara, dikonfirmasi soal peristiwa itu, Humas Basarnas Semarang, Aris Triyono membenarkan adanya peristiwa itu. Hingga kini pihaknya dan aparat Koramil Getasan masih menyelidiki sumber dentuman dan getaran tersebut.

"Yang pasti tidak ada korban jiwa. Kami bersama aparat setempat masih menyelidiki hal itu," kata Aris. (sj)

© VIVA.co.id | Share :





http://nasional.news.viva.co.id/news/read/482085-gempa-di-gunung-merbabu--45-rumah-rusak

Read More »

Berita Hot: Inilah Susunan Pemain Arsenal Vs Liverpool

0 comments


Minggu, 16 Februari 2014 | 22:25 WIB



Daniel Sturridge menendang bola dan berhasil menjebol gawang Arsenal saat berlaga di Liga Premier Inggris di Anfield Stadium di Liverpool, Inggris, (8/2). REUTERS/Nigel Roddis

REDEBOLIVIA , Jakarta - Arsenal menurunkan beberapa pemain pelapis untuk menghadapi Liverpool, dalam pertandingan babak 16 besar Piala FA di Stadion Emirates, Minggu, 16 Ferbuari 2014. Sedangkan Liverpool tampil dengan para pemain terbaik mereka. Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menurunkan pemain yang jarang tampil macam kiper Lukasz Fabianski, Carl Jenkinson, Nacho Monreal, dan penyerang muda Yaya Sanogo. Namun, Wenger tetap menurunkan duet bek terbaik mereka, Per Mertesacker dan Laurent Koscielny, serta gelandang serang Mesut Ozil. Bacary Sagna, Jack Wilshere, Santi Cazorla, dan Olivier Giroud harus rela berada di bangku cadangan. Namun, tak ada nama kapten Thomas Vermaelen. Sementara itu, manajer The Reds Brendan Rodgers hanya mengistirahatkan kiper Simon Mignolet dan bek Kolo Toure. Posisi Mignolet digantikan Brad Jones, sedangkan Daniel Agger mengisi tempat Toure. Kapten kedua The Reds itu berduet dengan Martin Skrtel di jantung pertahanan. Liverpool juga menurunkan duet Daniel Sturridge dan Luis Suarez. Keduanya akan didukung barisan gelandang yang diisi Philippe Coutinho, Steven Gerrard, Joe Allen, dan Raheem Sterling. Susunan pemain:Arsenal: Fabianski; Jenkinson, Mertesacker, Koscielny, Monreal; Flamini, Arteta; Chamberlain, Ozil, Podolski; Sanogo.Liverpool: Jones; Flanagan, Skrtel, Agger, Cissokho; Gerrard, Allen, Sterling, Coutinho, Suarez; Sturridge. Berita terpopuler:Rodgers: Liverpool Ekspoitasi Kegrogian ArsenalKalahkan Perseru, Mitra Kukar ke Puncak KlasemenJanuzaj Akan Main dalam Laga Persahabatan Kosovo?Lapas Lhokseumawe Terbakar, Disulut Provokasi NapiPemain Persib Diminta Waspadai Esteban Vizcarra

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/16/099554812/Inilah-Susunan-Pemain-Arsenal-Vs-Liverpool

Read More »

Berita Hot: Arsenal vs Liverpool: Arsenal Menang 2-1

0 comments




REDEBOLIVIA, LONDON - Tim tuan rumah Arsenal berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Liverpool di Emirates Stadium pada Minggu (16/2/2014) dalam laga babak kelima Piala FA. Kemenangan ini membawa The Gunners melaju ke babak keenam Piala FA.

Arsenal membuka keunggulan 1-0, setelah Alex Oxlade Chamberlain mencetak gol menit 16. Pada babak kedua, Lukas Podolski mencetak gol menit 47. Liverpool memperkecil ketertinggalan menit 59, Steven Gerrard mencetak gol melaui tendangan penalti.

Pertandingan seru tersaji di Emirates Stadium. Kedua kesebelasan menampilkan permainan menyerang. Laga berjalan lima menit, Liverpool telah mendapatkan dua peluang.

Pada menit ketiga, kapten Liverpool, Steven Gerrard, memberikan umpan terobosan kepada Daniel Sturridge. Sturridge berlari menyambut, kemudian menendang bola, sayang Lukasz Fabianski masih bisa mengantisipasi bola.

Pada menit kelima, Daniel Sturridge kembali mengancam. Luis Suarez memberikan umpan kepada Sturridge. Penyerang asal Inggris, kemudian berlari. Sturridge hampir saja membobol gawang Fabianski, sayang bola ke luar lapangan.

Gol pertama Arsenal dicetak Alex Oxlade Chamberlain menit 16. Berawal dari tendangan bebas Arsenal, bola dihalau pemain Liverpool. Bola diambil Yaya Sanogo. Yaya menendang bola, tetapi di blok Gerrard. Bola muntah disambar Chamberlain. Dia menceploskan bola ke gawang Brad Jones.

Tertinggal 0-1 membuat Liverpool berusaha ke luar menyerang. Duet Luis Suarez dan Daniel Sturridge (SAS) mengancam lini belakang The Gunners yang dikomandani Per Mertesacker. Sayang, upaya belum berbuah hasil. Pada babak pertama Arsenal untuk sementara unggul 1-0.

Pada awal babak kedua, Arsenal memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Berawal dari pergerakan Alex Oxlade Chamberlain di sisi kanan. Chamberlain kemudian melewati Daniel Agger. Dia memberikan umpan ke kotak penalti, yang langsung disambut oleh Lukas Podolski.

Liverpool berupaya memperkecil ketertinggalan. Akhirnya menit 59, gawang Arsenal kebobolan. Wasit Howard Webb menunjuk titik putih, setelah Lukas Podolski menjatuhkan Luis Suarez di kotak penalti. Kapten tim Liverpool, Steven Gerrard, mengambil eksekusi. Dengan tenang dia mengarahkan bola ke sisi kanan.

Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, menerapkan formasi 3-4-3. Dia memasukkan Jordan Hendarson mengganti Aly Cissokho. Sementara, manajer Arsenal, Arsene Wenger, memainkan Gibbs dan Cazorla, kemudian ditarik ke luar Chamberlain dan Podolski.

Pada menit 72, Arsenal berpeluang memperbesar keunggulan. The Gunners melakukan serangan balik. Chamberlain mengirim umpan, namun gagal dihalau dengan sempurna Agger. Bola mengarah ke kaki Cazorla. Berada di area kotak penalti, sayang bola dari tendangannya melambung.

Liverpool berupaya untuk mengejar ketertinggalan, namun sampai laga berakhir tidak ada gol tambahan. The Reds pun harus mengakui keunggulan tuan rumah 1-2. Arsenal berhasil membalas kekalahan 1-5 atas Liverpool di kompetisi Liga Premier Inggris. Susunan Pemain

Arsenal XI: Fabianski, Jenkinson, Koscielny, Mertesacker, Monreal, Flamini, Arteta, Oxlade-Chamberlain (Gibbs'75), Ozil, Podolski (Cazorla'69), Sanogo (Giroud'87)

Cadangan: Viviano, Sagna, Gibbs, Wilshere, Cazorla, Gnabry, Giroud

Liverpool XI: Jones, Flanagan, Skrtel, Agger, Cissokho (Henderson'62), Gerrard, Allen, Coutinho, Suarez, Sterling, Sturridge

Cadangan: Mignolet, Toure, Moses, Henderson, Kelly, Aspas, Teixeira

http://www.tribunnews.com/superball/2014/02/17/arsenal-vs-liverpool-arsenal-menang-2-1

Read More »

Berita Hot: Wali Kota Risma Didesak Mundur karena Tolak Tol?

0 comments


Senin, 17 Februari 2014 | 09:18 WIB



Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat mendaftarkan diri sebagai tamu di gedung KPK, Jakarta (20/1). Dalam keterangannya Tri Rismaharini akan melaporkan sejumlah masalah KBS kepada KPK. TEMPO/Dhemas Reviyanto

REDEBOLIVIA , Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak menjawab secara tegas salah satu alasan keinginannya untuk mundur dari jabatannya karena dia menolak proyek tol dalam Kota Surabaya. "Mungkin (karena terkait proyek itu). Saya dikasih tahu orang," kata dia kepada Tempo di sebuah mal di Jakarta, Selasa siang, 11 Februari 2014. (Baca: ).Seperti dilansir majalah Tempo edisi #Save Risma, jalan raya, menurut Risma, seharusnya dapat diakses publik secara gratis. Berbeda dengan jalan tol yang bisa dilalui publik dengan mengeluarkan sejumlah uang. "Prinsipnya, kalau masyarakat bisa memanfaatkan jalan secara gratis, kenapa harus bayar? Sedangkan jalan tol kan hanya dilalui orang-orang tertentu," kata dia. Dalam teori kota, ucap salah satu kepala daerah pilihan Tempo, pembangunan jalan bukan dengan cara menambah panjang jalan di dalam kota, tetapi memberikan sistem transportasi massal yang bagus.Risma berpendapat jalan tol di dalam kota hanya akan mematikan bisnis di sekitarnya. Dampak lainnya, kaki-kaki jalan tol akan menyebabkan banjir di daerah sekitar. Karena berbagai alasan tersebut, Risma memutuskan untuk menolak pembangunan jalan tol Surabaya.

"Saya hanya tak mau suatu saat orang Surabaya mencaci-maki saya karena salah, meskipun saya sudah mati. Iki tak gowo sak turunanku (Ini saya bertanggung-jawab kepada keturunan saya)," kata Risma.(Baca: Kantor Dikosongi, Wali Kota Risma Bersiap Mundur?)Memimpin Kota Surabaya sejak Oktober 2010, Risma kini dilanda tekanan sejumlah kekuatan politik di ibu kota Jawa Timur itu. Salah satu tekanan justru datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengajukannya sebagai calon wali kota, tiga tahun silam.(baca: Siapa Menggasak Surya-1)Partai ini menyorongkan Wisnu Sakti Buana, Ketua PDIP Surabaya, sebagai wakil wali kota pengganti tanpa mendiskusikannya terlebih dahulu dengan Risma. Lebih dari sekadar tak cocok, ada kepentingan bisnis di balik penetapan. Risma menyatakan sama sekali tidak masalah jika harus mundur. "Saya sudah berikan semuanya," kata satu dari tujuh kepala daerah terbaik pilihan Tempo 2012 ini. "Capek saya ngurus mereka, yang hanya memikirkan fitnah, menang-menangan, sikut-sikutan." Ketika ditanya siapa yang dimaksud dengan "mereka", ia tak menjawab. (baca: Diisukan Mundur, Risma: Ndak..Ndak..)Budi Setyarso | Jobpie Sugiharto TerpopulerKunjungi Korban Kelud, Ini Kereta Ani YudhoyonoCinta Penelope Diajak Nikah Siri Ustad Hariri Relawan Kelud Terobos Zona Terlarang untuk Berfoto 2 Remaja Ganggu Pengamanan Kunjungan SBY ke Kelud

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/17/078554894/Wali-Kota-Risma-Didesak-Mundur-karena-Tolak-Tol

Read More »

Berita Hot: Inilah Sejarah Meletusnya Gunung Kelud Sejak Tahun 1000-2014

0 comments












REDEBOLIVIA, KEDIRI - Gunung Kelud yang memiliki ketinggian 1,731 meter merupakan salah satu gunung yang cukup aktif di Indonesia. Gunung ini bahkan diperkirakan sudah meletus lebih dari 30 kali sejak tahun 1.000.

Sebelum Gunung Kelud meletus kembali pada Kamis (13/2/2014), gunung ini tercatat beberapa kali meletus dalam rentang waktu 1919-2007.

Pada 19 Mei 1919, Gunung Kelud meletus, menewaskan sedikitnya 5.000 orang, sebagian besar dari mereka tewas karena diterjang lahar panas.

Setelah cukup tenang selama beberapa puluh tahun, Kelud kembali aktif pada 1951, 1966, dan 1990, yang secara total menewaskan 250 orang.

Setelah letusan pada 1966, Pemerintah Indonesia membangun Terowongan Ampera di sisi barat daya kawah untuk mengurangi volume air di danau yang berada di kawah gunung sehingga mengurangi bahaya lahar panas.

Pada awal Februari 1990, Kelud kembali meletus melemparkan materi vulkanis hingga ketinggian tujuh kilometer. Akibat letusan ini, sedikitnya 30 orang meninggal dunia.

Pada 16 Oktober 2007, pemerintah memerintahkan 30.000 warga di sekitar gunung itu harus mengungsi, setelah para ahli mengatakan gunung itu dalam kondisi siap meletus.

Akhirnya, Kelud meletus pada 3 November 2007 pukul 03.00 dini hari. Sehari sesudahnya, Kelud memuntahkan abu vulkanis setinggi 500 meter ke udara. Letusan terus terjadi hingga 8 November 2007 hingga pemerintah akhirnya mengatakan letusan Kelud semakin melemah sebelum akhirnya berhenti.

http://www.tribunnews.com/regional/2014/02/14/inilah-sejarah-meletusnya-gunung-kelud-sejak-tahun-1000-2014

Read More »

Berita Hot: Detik-detik Meletusnya Gunung Kelud Beredar di Youtube

0 comments




AFP PHOTO / JUNI KRISWANTO Warga memotret erupsi Gunung Kelud dari Kota Kediri, Jawa Timur, 14 Februari 2014. Erupsi gunung ini mengakibatkan hujan abu dan kerikin yang menutupi banyak wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Ribuan orang mengungsi.

JAKARTA, REDEBOLIVIA - Gunung Kelud yang secara administratif masuk wilayah Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur, kembali meletus pada Kamis (13/2/2014) pukul 22.49 WIB.

Saat Gunung Kelud erupsi, seorang warga yang tinggal di sekitarnya mendokumentasikan erupsi yang direkam dari jarak jauh.

Video itu kemudian diunggah oleh pengguna bernama Arie Herwin Fahuni, ke situs berbagi video Youtube dengan judul "Erupsi Gunung Kelud 13 02 2014." Hingga Jumat (14/2/2014) pukul 06.00 sore, video berdurasi 5 menit 35 detik ini telah ditonton sebanyak 2.483 kali.

Di video itu terlihat material vulkanis yang keluar dari Gunung Kelud, disertai kilatan, dan terdengar beberapa kali dentuman. Di video itu juga terdengar suara sirene serta klakson kendaraan bermotor.

Video ini merupakan salah satu rekaman kejadian detik-detik letusan Gunung Kelud yang bisa dipercaya. Di situs berbagi video Youtube terdapat banyak video palsu yang berisi erupsi gunung-gunung lain, tetapi diberi judul dan keterangan "Gunung Kelud 13 Januari". Beberapa video palsu terlihat direkam pada siang hari, padahal erupsi Gunung Kelud terjadi pada tengah malam.

Sejak 2 Februari 2014, status Gunung Kelud sudah dinyatakan Waspada. Sejak itu, Bupati Malang, Bupati Kediri, dan Bupati Blitar bersama dengan Gubernur Jawa Timur mulai meningkatkan koordinasinya untuk mengantisipasi letusan.

Pada tanggal 10 Februari, status Gunung Kelud ditingkatkan menjadi Siaga, sampai akhirnya berstatus Awas pada Kamis malam pukul 21.15.

Berikut video erupsi Gunung Kelud:



http://tekno.kompas.com/read/2014/02/14/1927259/Detik-detik.Meletusnya.Gunung.Kelud.Beredar.di.YouTube

Read More »

Berita Hot: Meski Dekat, Blitar Cukup Aman dari Abu Kelud

0 comments


Sabtu, 15 Februari 2014 | 13:29 WIB



Rumah rumah warga yang tertutupi abu vulkanik tebal letusan Gunung Kelud di desa Ngancar, Kediri, Sabtu (15/2). Gunung Kelud meletus melontarkan material vulkanik berupa kerikil dan abu, yang mentupi hampir seluruh kawasan di Kediri dan Blitar. TEMPO/Fully Syafi

REDEBOLIVIA , Blitar - Sebagian besar wilayah Kabupaten Blitar terhindar dari semburan abu Gunung Kelud kendati secara geografis posisinya sangat dekat dengan gunung yang meletus Kamis malam, 13 Februari 2014, ini. Berdasarkan pantauan Tempo, hingga Sabtu, 15 Februari 2014, abu Kelud tidak tampak mengguyur wilayah yang berada di selatan Gunung Kelud ini.Koordinator Komunikasi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Blitar, Topah, mengatakan hingga saat ini wilayah Kabupaten Blitar relatif aman dari guyuran abu Kelud. "Blitar aman-aman saja," kata Topah kepada Tempo, Sabtu pagi, 15 Februari 2014. Namun, kata dia, pihak Pemerintah Kabupaten Blitar tetap siaga menghadapi kemungkinan adanya erupsi susulan. Kata Topah, sejumlah kecamatan di Kabupaten Blitar masuk dalam ring bahaya primer letusan Gunung Kelud.Topah mendapat informasi bahwa semburan abu vulkanik Gunung Kelud disertai dengan energi yang kuat sehingga semburannya sampai ketinggian 17 kilometer. Artinya daerah yang berada di radius 5-10 kilometer hanya terkena pasir dan kerikil saat erupsi terjadi Kamis malam. "Namun abunya sampai jauh ke mana-mana," kata Topah. Guyuran material vulkanik berupa kerikil dan pasir itu juga tidak sampai ke seluruh Kabupaten Blitar. Pantauan Tempo di Pasar Wlingi, aktivitas warga masih berjalan normal. Warga terlihat tenang-tenang saja, termasuk di sejumlah desa yang berada di radius kurang dari 10 kilometer dari Gunung Kelud. "Memang masih khawatir dengan waktu Kamis malam lalu. Tapi warga saat ini mulai tenang," kata Jemirin, warga Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari. Kecamatan Gandusari masuk dalam ring bahaya primer letusan Kelud. DAVID PRIYASIDHARTABERITA LAINNYALetusan Gunung Kelud Jadi Perhatian Dunia Jangan Langsung Siram Abu Vulkanik Korban Ustad Hariri Akhirnya Buka SuaraAlasan Kelud Dijuluki 'Deadliest Volcano'SBY Angkat Mbah Rono Jadi Kepala Badan Geologi

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/15/058554479/Meski-Dekat-Blitar-Cukup-Aman-dari-Abu-Kelud

Read More »

Berita Hot: 'Gunung Kelud Masih Mungkin Meletus'

0 comments


Jum'at, 14 Februari 2014 | 21:24 WIB



Gunung Kelud bererupsi di Blitar, Jawa Timur, (14/02). Gunung Kelud meletus pada tanggal 13 Februari 2014 pukul 22.50 WIB. Ketinggian letusan gunung ini mencapai 17 Km. Letusan gunung Kelud juga menghancurkan Kubah berkapasitas 16 juta kubik. (AP Photo/Trisnadi)

REDEBOLIVIA , Jakarta - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Muhammad Hendrasto, belum bisa memastikan apakah Gunung Kelud tidak akan erupsi lagi. "Masih mungkin meletus," kata Hendrasto ketika dihubungi Tempo, Jumat 14 Februari 2014.Karena itu, Hendrasto menyatakan, warga yang tinggal di sekitar radius 10 kilometer dari puncak Gunung Kelud belum diperbolehkan pulang. "Kalau sudah enggak ada letusan kenapa ditahan," ujar Hendrasto. "Itu berarti masih ada kemungkinan meletus."Jika aktivitas Gunung Kelud sudah menurun, Hendrasto menegaskan, pihaknya masih harus memastikannya terlebih dahulu. "Apakah benar-benar sudah menurun atau hanya sementara. Jadi masih harus dilihat beberapa hari lagi," ujar Hendrasto.(Baca: Letusan Gunung Kelud Sudah Berakhir) Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan masih ada hembusan dan tremor secara terus-menerus di Gunung Kelud. "Status Awas atau Level IV. Radius 10 kilometer harus tidak ada aktivitas warga," kata dia.Selain itu, Sutopo juga menampik kabar bahwa erupsi Gunung Kelud memicu aktifnya sejumlah gunung api, seperti Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Sebelumnya sempat beredar informasi bahwa status Gunung Bromo Siaga 1, sementara Gunung Semeru Siaga III.Gunung Kelud meletus sekitar pukul 22.50. Hanya berselang 30 menit kemudian, Gunung Kelud kembali mengeluarkan material vulkanis. Padahal dua jam sebelumnya, BNPB baru menaikan status gunung tersebut dari Waspada menjadi Awas atau Siaga IV.SINGGIH SOARES Berita Terpopuler:Status Gunung Kelud Menjadi Awas Erupsi Gunung Kelud Mereda Letusan Gunung Kelud MencekamBerita Merapi Erupsi Dipastikan HoaxGunung Kelud Pernah Sapu 10.000 Jiwa

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/14/058554358/Gunung-Kelud-Masih-Mungkin-Meletus

Read More »

Berita Hot: Tiket Kereta Dari Surabaya Ludes, Tak Terkait Dengan Kelud

0 comments






Surabaya - Meletusnya Gunung Kelud membuat Bandara Internasional Juanda ditutup. Banyak penerbangan pun dibatalkan. Calon penumpang beralih ke moda angkutan lain. Sayangnya tiket untuk moda kereta api di Surabaya telah ludes.

"Habisnya tiket kereta tak terkait dengan meletusnya Gunung Kelud," kata Sri Winarto saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/2/2014).

Manager Humas PT KAI Daop 8 itu mengatakan, tiket kereta ludes karena saat ini merupakan akhir minggu yang merupakan peak season setiap minggunya.

"Setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu, tiket selalu habis untuk kereta tujuan Jakarta, Bandung, Jogyakarta. Itu terjadi setiap minggunya. Lagipula, tiket kereta sudah bisa dipesan jauh hari sebelumnya," lanjut Winarto.

Winarto menambahkan, kemarin memang banyak calon penumpang pesawat yang mendatangi stasiun baik GUbeng, Turi, dan Kota (Semut). Tetapi banyak dari mereka yang kembali dan kecewa karena tak mendapatkan tiket.

"Memang ada sejumlah orang yang mendapatkan tiket sisa. Tetapi sebagian besar tidak kebagian tiket karena memang sudah habis," terang Winarto.

Hari ini saja, kata Winarto, masih saja ada calon penumpang pesawat yang datang ke stasiun untuk memesan tiket. Tentu saja keinginan mereka tak terlaksana.

"Semua kereta sudah penuh baik yang ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Kemarin kami menambah dua gerbong, masing-masing untuk Turangga Bandung dan Bangun Karta Jakarta. Tetapi gerbong itu langsung penuh," tandas Winarto. Reportase Sore Kini Hadir Selama 45 Menit Senin sampai Jumat mulai Pukul 16.45 WIB Hanya di TRANS TV

(iwd/iwd)

Punya info dan foto terbaru seputar #KeludMeletus? Kirim ke pasangmata.com .



http://news.detik.com/surabaya/read/2014/02/15/122126/2498353/475/tiket-kereta-dari-surabaya-ludes-tak-terkait-dengan-kelud

Read More »

Berita Hot: Letusan Gunung Kelud Jadi Perhatian Dunia

0 comments


Jum'at, 14 Februari 2014 | 11:38 WIB



Sejumlah pengendara roda dua saat melintasi jalanan di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur tertutup abu vulkanik Gunung Kelud (14/2). Kondisi ini memaksa para pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan dan mengenakan masker saat berkendara. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

REDEBOLIVIA , Jakarta - Peristiwa meletusnya Gunung Kelud, Jawa Timur, mendapatkan perhatian luas dari dunia internasional. Sejumlah media massa dan kantor berita asing memberitakan peristiwa bencana alam tersebut.Meletusnya Gunung Kelud tadi malam dilaporkan oleh kantor berita Associated Press dari Amerika Serikat, Reuters (Inggris), Agence France-Presse (Prancis), ABC News (Australia), dan Xinhua (Cina). Berita tentang erupsi yang memaksa puluhan ribu orang harus mengungsi itu pun diberitakan pula oleh sejumlah media massa.Tak sedikit pula media massa yang memberitakan dampak erupsi itu mengakibatkan penutupan bandara di tiga kota. Berita penutupan bandara yang mengakibatkan gangguan jadwal penerbangan diberitakan oleh BBC dari Inggris, Sydney Morning Herald (Australia), The Voice of Russia (Rusia), CNN, Washington Post, dan USA Today (AS).Mereka melaporkan setidaknya Bandara Juanda, Surabaya; Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta; dan Bandara Adi Sumarmo, Solo, terpaksa ditutup lantaran abu tebal menutupi hampir seluruh kawasan bandara. Bahkan media massa bersifat lokal, seperi Miami Herald maupun Houston Chronicle, turut menyebarkan berita letusan Gunung Kelud.CTVNews dari Kanada memberitakan letusan Gunung Kelud dengan membandingkan letusan pada 1990 silam. Mereka menulis letusan ini adalah yang pertama sejak letusan besar hampir dua dekade lalu yang menewaskan sekitar 30 orang. CTVNews pun menyebut Gunung Kelud merupakan satu dari 140 gunung berapi aktif yang ada di Indonesia.Letusan Gunung Kelud kali ini tercatat menimbulkan dampak yang cukup parah bagi kawasan sekitarnya, seperti Kabupaten dan Kota Kediri, Blitar, dan Kabupaten Malang. Bencana ini mengakibatkan 35 kelurahan dan tiga kecamatan tertutup abu tebal. Diperkirakan sebanyak 200 ribu jiwa harus mengungsi dari tempat tinggalnya.Badan Nasional Penanggulangan Bencana memprediksi hujan abu Gunung Kelud akan mengarah ke kawasan barat daya. Selain abu, erupsi itu juga membawa material berupa pasir dan kerikil ke radius 15 kilometer dari pusat erupsi. Perusahaan Listrik Negara memadamkan listrik di daerah sekitar Kelud. Sempat pula beredar kabar bohong yang menyatakan Kelud akan meletus disertai gempa berkekuatan besar.DIMAS SIREGARTerpopuler:MK Batalkan Undang-Undang Pengawas MK Aliran Duit Adik Atut, PPATK: Lewat Pihak Ketiga KPK Diminta Segera Tangkap Anggota DPRD BantenCara Bung Hatta Penuhi Sumpah untuk Usman Harun

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/14/058554157/Letusan-Gunung-Kelud-Jadi-Perhatian-Dunia

Read More »

Berita Hot: Gunung Kelud Kembali Meletus dan Sebarkan Hawa Panas

0 comments




REDEBOLIVIA, KEDIRI - Gunung Kelud, Jawa Timur, Jumat (14/2/2014) sore, dikabarkan mengeluarkan letusan susulan setelah terjadi erupsi besar pada Kamis (13/2/2014) malam.

Menurut informasi yang dihimpun, sejumlah petugas yang ada di pos-pos pengamanan di sejumlah titik Gunung Kelud dikagetkan dengan adanya awan panas dan diikuti dentuman kecil.

Dentuman ini, lantas disusul keberadaan gumpalan abu yang diduga material erupsi gunung Kelud. Para petugas ini, menyebut fenomena tersebut sebagai letusan susulan.

Pantauan Surya, Jumat sore, tampak gumpalan seperti asap yang dimuntahkan dari gunung Kelud.

"Kelud meletus lagi, dan dibarengi dengan hawa panas dan bau belerang," sebut salah satu petugas.

Laporan kembalinya aktivitas gunung Kelud ini, terus disampaikan secara berantai ke seluruh petugas. Baik melalui telepon sesama petugas maupun rekaman.

Memang, kondisi cuaca di sekitat Kediri saat ini berhawa panas. Sementara mendung terus mernggelayut di langit atas Kelud.

http://www.tribunnews.com/regional/2014/02/14/gunung-kelud-kembali-meletus-dan-sebarkan-hawa-panas

Read More »

Berita Hot: Vesuvius Hingga Kelud, `Petir Aneh` Menyambar dari Letusan ...

0 comments




REDEBOLIVIA, Jakarta : Malam Jumat Wage yang mencekam di kaki Gunung Kelud. Hujan abu bercampur kerikil dan pasir menguyur deras. Di kejauhan, kilat sambar menyambar di antara kepulan asap kehitaman dan lelehan lava. Suara menggelegar terdengar hingga jauh.









"Kilatan cahaya di puncak Kelud terlihat beberapa kali," kata warga Kota Kediri Patna Sunu, ketika dihubungi REDEBOLIVIA , Jumat 14 Februari 2014. "Karena malam, jadi terlihat jelas dari sini," ujarnya.

Tak hanya di Kelud, fenomena serupa juga terekam pada aliran piroklastik Sinabung yang meletus dahsyat Januari lalu. Ada kilatan petir di sela-sela awan panas, batuan, dan api yang menyala merah. Saat itu, gunung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu memuntahkan awan panas dan lava setinggi 13.000 kaki atau 3.962 meter. Sejak 2010, Sinabung tak henti-hentinya menggeliat dari tidur panjangnya selama 400 tahun. (Foto: Erupsi Gunung Sinabung)



Apa yang nampak seperti sambaran kilat sejatinya adalah 'petir vulkanik' alias dirty thunderstorm atau volcanic lightning dalam Bahasa Inggris.

Fenomena tersebut mampu memproduksi badai petir kuat dengan visual yang paling mencolok di Bumi. Tak semua erupsi gunung api bisa menghasilkan kilatan cahaya. (Ilustrasi letusan Vesuvius tahun 79 M)

Misteri Penyebab (Petir vulkanik letusan Gunung Sakurajima)



Petir itu awalnya diduga dipicu oleh ledakan yang terjadi selama erupsi gunung, meskipun tidak semua ledakan menyebabkan petir.

Seperti REDEBOLIVIA kutip dari situs sains New Scientist, catatan pertama tentang keberadaan petir vulkanik berasal dari sebuah surat yang ditulis Pliny the Younger kepada sejarawan Romawi, Tacitus. Menceritakan kesaksiannya terkait peristiwa meletusnya Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi -- yang mengubur Kota Pompeii dan mengawetkan jasad para penduduknya, dalam posisi kematian mereka. [Baca juga: Misteri Pompeii, Ilmuwan Kuak Jejaring Sosial di 'Kota Mati']

Sementara, bukti foto pertama petir vulkanik diambil pada 1944 oleh militer Amerika Serikat yang mengabadikan erupsi Vesuvius kala itu.

Fotografer Jerman Martin Rietze juga mengabadikan petir vulkanik di Gunung Sakurajima, Jepang. "Hanya letusan yang sangat besar, yang dapat menghasilkan petir besar seperti itu," kata dia, seperti dikutip dari situs sains Discovery News.

Meski sudah lama diketahui dan bisa dilihat dengan gamblang, usaha mencari tahu penyebab petir vulkanik bukan perkara gampang.

Upaya investigasi ilmiah pertama dilakukan di tengah erupsi Gunung Surtsey, Islandia pada 1963. Hasil penelitian lantas dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Science edisi Mei 1965.

"Pengukuran listrik atmosfer serta pengamatan visual dan fotografi membuat kami yakin, aktivitas elektrik itu disebabkan lontaran material yang membawa muatan positif yang besar dari dalam gunung ke atmosfer," ujar salah satu ilmuwan. `Menciptakan` Gunung Api

Atau dengan kata lain, hipotesis para ilmuwan menyebut, petir vulkanik adalah hasil dari pemisahan muatan. Saat muatan positif terlontar membuat jalan ke langit, area dengan muatan listrik berlawanan lalu terbentuk. Petir adalah cara alami untuk menyeimbangkan distribusi muatan.

Mekanisme yang sama diperkirakan terjadi pada badai biasa. Lantas, pertanyaannya, apa istimewanya petir vulkanik?

Setelah Surtsey meletus pada November 1963, hanya ada sedikit studi yang mempelajari soal petir vulkanik. Salah satu yang signifikan dipublikasikan pada 2007, setelah para peneliti menggunakan gelombang radio untuk mendeteksi petir dari kawah Gunung Augustine, Alaska pada 2006.

Selama letusan, ada banyak petir kecil atau bunga api besar yang mungkin datang dari mulut kawah dan memasuki kolom abu, yang keluar dari gunung berapi," kata salah satu penulis laporan, Ronald J. Thomas.

Sementara, Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik BMKG Kukuh Ribudiyanto mengatakan, petir vulkanik bisa terjadi karena ada ion-ion negatif dan positif. "Saat Gunung Kelud meletus kan mengeluarkan yang namanya lava, dan itu suhunya bisa ratusan derajat," jelas dia, saat dihubungi REDEBOLIVIA , Jumat malam.

"Saat itu juga, secara berbarengan keluarnya ion negatif dan positif tadi, ada beda suhu. Berdasarkan pencatatan geologi, semburan 16-17 km, yang terendah 5 km, ada perbedaan suhu dan positif dan negatif. Dan saat menetralkan maka terbentuklah petir. Lebih besar petir Gunung Kelud dari Merapi kemarin," beber Kukuh.

Seperti dimuat situs New Scientist, penelitian terbaru dilakukan sebuah tim geolog asal Jerman yang membuat model gunung berapi untuk memecah misteri petir vulkanik. Model itu dibuat oleh Corrado Cimarelli dari Ludwig Maximilian University, Munich.

Tim sengaja mengambil material sisa letusan Gunung Eyjafjallajokull ( baca: ay-yah-fyah-lah-yer-kuhl) di Islandia -- yang abu letusannya pada 2010 menghentikan penerbangan di Eropa selama berminggu-minggu. Baca juga: Dahsyatnya Pergerakan Abu Gunung Kelud dari Luar AngkasaLetusan Kelud: Bahaya yang Mengintai dari `Ring of Fire``Indra Keenam` Hewan Membaca Pertanda Bencana Gunung Kelud

Abu itu lantas dimasukkan dalam tabung khusus yang didesain meniru proses pelepasan material bertekanan tinggi dari kawah gunung. Letusan mini itu menghasilkan percikan petir, yang mereka rekam dengan video berkecepatan tinggi. Tim mencatat, makin halus partikel abu, makin banyak petir dihasilkan.

Rekaman video membantu menjelaskan hubungan petir vulkanik dan debu. Partikel yang lebih kecil ternyata lebih mungkin untuk terjebak dalam turbulensi di sekitar mulut tabung, lebih mungkin untuk berbenturan dan menghasilkan gesekan muatan listrik -- versi kecil dari petir vulkanik yang spektakuler. "Kami yakin prosesnya sama, meski skalanya beda," kata Cimarelli.

Cimarelli mengatakan, hasil penelitian timnya mungkin berguna untuk memprediksi seberapa parah gangguan lalu lintas udara setelah letusan sebuah gunung berapi. Sebab, menurut dia, ada semacam korelasi antara jumlah debit petir dan konsentrasi partikel abu halus. Itu berarti, kandungan abu halus letusan bisa diperkirakan dengan cepat, melalui pantauan jumlah petir vulkanik.

Abu halus adalah partikel yang paling berpotensi mengganggu pesawat di ketinggian 9 km. [Baca: bahaya debu vulkanik pada pesawat di tautan ini]

Meski punya penjelasan meyakinkan, bukan berarti misteri petir vulkanik lantas terpecahkan. "Mekanisme itu adalah salah satu dari beberapa kemungkinan," ucap Steve McNutt dari University of South Florida, Tampa.

Sebab, meski percobaan tim Jerman mirip dengan yang terjadi di dekat kawah, masih ada bentuk lain dari petir vulkanik yang terjadi jauh di atas gunung berapi, yang dikenal sebagai ' plume lightning' -- bentuk yang mungkin dipicu oleh tabrakan partikel gunung berapi dengan kristal es yang berada tinggi di atmosfer, mirip dengan proses pembentukan badai biasa. (Ein/Tnt)

http://news.liputan6.com/read/827482/vesuvius-hingga-kelud-petir-aneh-menyambar-dari-letusan-gunung

Read More »

Berita Hot: Lahar Dingin Mulai Meluncur Dari Puncak Gunung Kelud

0 comments




Tim SAR mengabadikan abu vulkanik yang membubung tinggi keluar dari Gunung Kelud yang terlihat dari jarak lima kilometer di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jumat (14/2/2014). Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Kelud yang meletus pada Kamis (13/2/2014) pukul 22.50 WIB bersamaan keluarnya tremor tersebut, mengalami 442 kali gempa vulkanik dangkal (VB). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ









REDEBOLIVIA, KEDIRI - Setelah ancaman abu vulkanik akibat letusan gunung Kelud relatif mereda, kini datang lagi ancaman banjir lahar dingin. Bahkan ancaman lahar dingin ini sudah tersebar luas dan langsung disampaikan di tengah-tengah pengungsi melalui pengeras suara.

Salah satu petugas di tempat pengungsian Gedung Serbaguna Pare, Kabupaten Kediri, memberitahukan bahwa saat ini lahar dingin telah mulai meluncur dari puncak Kelud. Padahal hantaman lahar dingin adalah yang paling ditakuti warga lereng Kelud dan sekitarnya.

"Berita terkini dari Posko pemantauan Kelud, saat ini ada luncuran lahar dingin," kata Zainudin, petugas dari Muspika Pare.

Menurut Zainudin, perkembangan apa pun terkait gunung Kelud selalu dia sampaikan kepada warga pengungsi. Meski informasi ini masih sebatas pengamatan sesama petugas di lapangan, namun otoritas Gunung Kelud dari pos pantau Gunung Kelud belum memberikan keterangan resmi.

"Mari berdoa bersama-sama semoga rumah kita baik-baik saja dan kita semua diberi kesehatan," kata Zainudin kembali melalui pengeras di dalam gedung serbaguna.

http://www.tribunnews.com/regional/2014/02/15/lahar-dingin-mulai-meluncur-dari-puncak-gunung-kelud

Read More »

Berita Hot: BMKG deteksi titik panas di Sumatera

0 comments




Kecenderungan ini terjadi selama Februari hingga Maret...

Padang (ANTARA News)- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping Padangpariaman, Sumatera Barat, mendeteksi terdapat peningkatan jumlah titik panas di Pulau Sumatera secara signifikan yang mencapai 704 titik pada Sabtu. "Berdasarkan data yang didapatkan dari pantauan satelit NOAA dan data yang kami terima pada Sabtu pukul 05.00 WIB terjadi peningkatan titik panas secara drastis dibanding Jumat (14/2)," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Ketaping Padangpariaman, Budi Samiaji, Jumat. Budi mengatakan, pada Jumat siang terpantau sebanyak 357 titik panas di Pulau Sumatera. Dan kemudian terjadi peningkatan hampir 100 persen, kata dia. Budi merinci, titik panas paling dominan masih terjadi di Provinsi Riau sebanyak 611 titik, selanjutnya Sumatera Utara 58 titik, Aceh 18 titik, Sumatera Selatan 6 titik, Bangka Belitung 4 titik, Kepulauan Riau 3 titik, dan Jambi 4 titik. Dia mengatakan, jumlah titik panas yang terpantau pada Sabtu merupakan jumlah tertinggi sejak sepekan terakhir. Sebelumnya pada puncak suhu pada Kamis (13/2) siang terdapat sebanyak 520 titik panas yang timbul di beberapa provinsi. Peningkatan jumlah titik panas tersebut dikhawatirkan dapat berdampak lebih buruk bagi kualitas udara di Sumatera Barat. Hal ini karena sekarang arah angin yang bertiup berasal dari arah timur laut (daratan Asia) menuju selatan (Benua Australia) yang melewati Sumatera Barat. "Kecenderungan ini terjadi selama Februari hingga Maret," kata dia. Saat ini jarak pandang sekitar 2.000 meter dan masih aman untuk penerbangan dan pelayaran, kata Budi. "Diperkirakan pekan depan kabut asap mulai berkurang di Sumatera Barat seiring dengan mulai terbentuknya kumpulan awan, yang berpotensi hujan di beberapa daerah di Sumatera Barat," pungkasnya. Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

http://www.antaranews.com/berita/419142/bmkg-deteksi-titik-panas-di-sumatera

Read More »

Berita Hot: Warga Diminta Tidak Berada di Radius 2 Km Gunung Anak Krakatau

0 comments




sterilthunder.wordpress.com Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

REDEBOLIVIA, LAMPUNG - Warga Kabupaten Lampung Selatan dan nelayan yang bekerja di Selat Sunda, diwanti-wanti menjauh serta tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Kami mengimbau warga untuk tidak mendekati kawasan GAK yang kini berstatus 'waspada' dalam radius 2 km sampai 3 km. Terutama untuk para nelayan," kata Kepala Pos Pantau GAK di Hargopancuran Rajabasa Andi Suwardi, Jumat (14/2/2014).

Ia mengungkapkan, dalam dua hari terakhir aktivitas GAK sedikit mengalami peningkatan dari kondisi biasanya. Terutama pada aktivitas vulkanik dangkal dan hembusan kawah.

Sejak tahun 2007 hingga 2012 silam, GAK sudah melakukan proses pelepasan energinya. Terakhir, peningkatan aktivitas GAK yang cukup menonjol terjadi pada awal September 2012.

"Peningkatan aktivitas dalam dua hari ini masih wajar dan normal. Tapi kami tetap mengimbau agar masyarakat waspada, jangan dekati apalagi beraktivitas di sekitar GAK, " tandasnya.

http://www.tribunnews.com/regional/2014/02/14/warga-diminta-tidak-berada-di-radius-2-km-gunung-anak-krakatau

Read More »

Berita Hot: Kelud Meletus, Semeru dan Bromo Aman

0 comments


Jum'at, 14 Februari 2014 | 14:44 WIB



Erupsi Gunung Kelud saat dilihat dari desa Mbalak, Blitar, Jawa Timur (14/2). (AP Photo/Trisnadi)

REDEBOLIVIA , Jakarta - Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan letusan Gunung Kelud tak menjalar ke sejumlah gunung berapi di Pulau Jawa, termasuk di Jawa Timur. Menurut dia, kondisi Gunung Bromo dan Gunung Semeru masih aman. "Kabar soal Semeru dan Bromo dalam keadaan siaga itu tidak benar," kata Sutopo ketika dihubungi, Jumat, 14 Februari 2014. Sutopo juga mengatakan belum ada ledakan atau erupsi susulan dari Gunung Kelud. Hingga kini, kata dia, Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi memprediksi tidak akan terjadi erupsi besar lagi. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tak benar seputar bencana. Erupsi Gunung Kelud terjadi pukul 23.30 WIB kemarin setinggi 17 kilometer dan melontarkan jutaan meter kubik abu vulkanik dan pasir. (Berita terkait: Abu Vulkanik Kelud sampai ke Bandung). Setelah letusan itu, beredar informasi melalui pesan siar di jaringan seluler mengenai kondisi Gunung Bromo di Probolinggo dan Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Bromo dikabarkan siaga I, sedangkan Semuru disebutkan siaga III. TerpopulerStatus Gunung Kelud Menjadi Awas Erupsi Gunung Kelud Mereda MUI: Ustad Hariri Belum Siap Jadi UstadGunung Kelud Pernah Sapu 10.000 Jiwa

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/14/058554206/Kelud-Meletus-Semeru-dan-Bromo-Aman

Read More »

Berita Hot: Wajah raksasa muncul ketika Gunung Kelud erupsi

0 comments


Reporter : Dwi Andi Susanto | Jumat, 14 Februari 2014 04:05

REDEBOLIVIA - Gunung Kelud yang sebelumnya beraktivitas kecil dan 'mempersilakan' Gunung Sinabung terlebih dahulu memulai erupsinya, akhirnya per pukul 22:55 WIB kemarin (13/02) juga menumpahkan amuknya.Mulai dari 'badai' petir yang menghiasi langit malam, hujan debu sampai dengan kerikil sebesar kelereng, juga turut mengiringi erupsi Gunung Kelud malam kemarin.Tentu saja, sebelum dan pada saat erupsi terjadi, gumpalan awan yang terdiri dari abu vulkanik juga terlihat membumbung di angkasa. Banyak orang yang mengabadikan aktivitas vulkanis Gunung Kelud tersebut dengan menggunakan kamera yang tersemat di smartphone atau perangkat mobile mereka.

Namun, ada satu foto unik muncul di Facebook yang memperlihatkan gambar sebuah wajah mirip manusia terbentuk dari gumpalan abu vulkanik Gunung Kelud.Walaupun ada beberapa orang yang mempercayainya, akan tetapi tidak sedikit yang mengatakan bahwa itu hanya editan saja.Hal seperti ini bukanlah yang pertama terjadi. Ketika Gunung Merapi meletus di tahun lalu, ada pula satu pemandangan kepala salah satu Punakawan yang juga terabadikan jelas di kamera.Tidak hanya itu, ketika gedung WTC roboh oleh hantaman 2 pesawat terbang beberapa tahun lalu, juga ada foto yang memperlihatkan gambar wajah besar di antara ledakan itu.Akan tetapi, secara ilmiah dan apabila tidak ada unsur edit foto, hal tersebut merupakan suatu hal yang wajar. Karena, ada suatu istilah yang dinamakan Pareidolia.Merujuk tulisan di Wikipedia, Pareidolia adalah sebuah fenomena psikologis yang melibatkan stimulus samar-samar dan acak (seringkali sebuah gambar atau suara) yang dianggap penting.So, ada kemungkinan (apabila memang tidak ada unsur edit foto di dalamnya) bahwa tampilan wajah yang terbentuk dari abu vulkanik Gunung Kelud tersebut hanyalah sebuah Pareidolia.

Baca juga:Legenda Gunung Kelud dan kisah pengkhianatan cinta Dewi Kilisuci Ini kota-kota di Jatim yang terkena sebaran abu Kelud Penjelasan ilmiah akan 'hujan petir' ketika Gunung Kelud erupsi Sejarah letusan Gunung Kelud dari masa ke masa Tahun 1965, Gunung Kelud juga meletus pada Jumat Wage

http://www.merdeka.com/teknologi/wajah-raksasa-muncul-ketika-gunung-kelud-erupsi.html

Read More »