Showing posts with label Serba-Serbi. Show all posts

Alasan Mengapa Blog Ini Boleh Di Copas

0 comments


Karena berbagai alasan, sebagian besar blogger sangat membenci apabila artikelnya di jiplak atau dalam bahasa kerennya COPAS (copy paste). Bayangkan saja, untuk membuat satu artikel yang orisinil bagi sebagian penulis membutuhkan waktu hingga 3 (tiga) hari. Ketika artikelnya sudah jadi, tiba-tiba saja ada blog yang menulis persis seperti apa yang Ia tulis tanpa mencantumkan link sumber.

Read More »

Curhat Ah !

0 comments

Kata orang : "Aku adalah orang yang tidak peduli dengan sekitar"
Kata aku : "Aku memang bermasalah secara fisik dengan kepedulian, tapi tidak secara psikis"

Kata orang : "Aku adalah pembohong"
Kata aku : "Ya, aku adalah seorang pembohong. Satu-satunya cara agar aku bisa mengurangi kebohongan adalah "JANGAN TERLALU BANYAK BERTANYA" !

Kata orang : "Aku adalah pemalas"
Kata aku : "Ya, aku memang

Read More »

Antara Shampoo, Sabun dan Odol

0 comments

Cuci rambut namanya Shampoo-an
Cuci badan namanya Sabun-an
Cuci gigi namanya kenapa bukan Odol-an ?

Read More »

Signs Your Relationship Isn't Operating ?

0 comments


Generally, it's simple to inform if you are in a very smart relationship. You and your partner are happy, you relish the time you pay along doing belongings you love, you miss them after you ar apart, and your friends and family comment concerning however well you complement each other. it's simple to check the characteristics of a solid partnership, however somewhat tougher to come to a

Read More »

Memahami Permainan Langit

0 comments


Apa itu Permainan Langit ?

Secara harfiah, permainan langit adalah permainan yang dibuat oleh penghuni langit. Lalu siapa sajakah penghuni langit
itu ? Ya, sebagian besar yang anda pikirkan, mungkin saja sama dengan
apa yang tengah saya pra-sangka-kan. Rasanya saya tak perlu lagi
menyebutkan siapa-siapa saja oknum dibalik permainan langit ini. Lalu apa sajakah permainan langit ini ?



Saya

Read More »

8 Badai Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

0 comments
8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia
Badai Di Lihat dari luar angkasa
 
Astronesia-Selain Amerika Serikat, banyak negara-negara lain yang juga pernah diterjang badai, bahkan beberapa di antaranya adalah badai terdahsyat dalam sejarah hidup manusia. Dari beberapa badai tersebut, ada 10 badai yang dikategorikan paling dahsyat, mengerikan dan mematikan yang pernah terjadi.

1. Badai Hazel (05 Oktober 1954)

  8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia

Dengan kecepatan terjang sebesar 240 km/jam, badai ini berhasil merenggut korban sebanyak kurang lebih 1,200 jiwa. Kerugian materi ditaksir mencapai USD 308 juta (kurs Dollar tahun 1954) atau USD 2,67 miliar (kurs Dollar rata-rata tahun 2012). Karena badai ini, sekitar 40% pohon kopi dan 50% pohon Kakao di Haiti tumbang. Daerah yang dilewatinya meliputi Haiti, Bahama, Carolina Selatan, Carolina Utara, Virginia, maryland, New York sampai Toronto.

2. Badai Stan (01 Oktober 2005)

8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia

Tidak hanya di Amerika Serikat saja, di beberapa negara seperti Kosta Rika, Nikaragua sampai Meksiko pada tahun 2005 silam juga terhempas badai yang dinamakan Stan. Badai dengan kecepatan laju sebesar 130 km/jam ini berhasil memporakporandakan banyak bangunan dengan total kerugian mencapai USD 3,9 miliar (kurs Dollar tahun 2005) dan mengakibatkan 1,628 nyawa melayang.

3. Badai Katrina (23 Agustus 2005)

  8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia

Badai Katrina termasuk dalam 5 badai paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat. Karena terpaannya, sekitar 1833 jiwa melayang dan diperkirakan kerugian materi sebesar USD 81 miliar lebih (kurs Dollar tahun 2005). Katrina juga masuk dalam kategori 5 dengan kecepatan laju sebesar 280 km/jam. Tidak hanya badai dan hujan saja, Katrina juga mengakibatkan banjir bandang yang menyapu beberapa bagian di Bahama, Florida Selatan, Kuba, Louisiana, Mississippi, Alabama dan sebagian daerah di Amerika Utara.

4. Badai David (25 Agustus 1979)

  8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia

Badai ini masuk dalam kategori 5 atau badai dengan kecepatan laju di atas 156 mph atau > 250 km/jam. Menurut laporan, kecepatan David mencapai 280 km/jam. Sebanyak 2,068 nyawa melayang dan kerugian materi sebesar USD 1,54 miliar (kurs Dollar tahun 1979) atau USD 4,93 miliar (kurs Dollar rata-rata tahun 2012). Badai ini menghempaskan banyak kawasan seperti haiti, Dominika, Puerto Rico, Florida dan sebagian Amerika Utara.

5. Badai Jeanne (13 September 2004)

8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia

Badai yanrg menghantam secara telah di daerah Great Abaco dan Grand Bahama ini mempunyai pusat pembentukan sekitar 2 mil dari pesisir pantai Florida. Kecepatan lajunya mencapai 195 km/jam. Daerah yang diterjangnya mengalami kerugian sebesar USD 7 juta (kurs Dollar tahun 2004) atau USD 8,61 miliar (kurs Dollar rata-rata tahun 2012). Kurang lebih sebanyak 3,035 orang meninggal akibat badai ini.

6. Badai Flora (26 September 1963)

  8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia

Karena mengakibatkan sekitar 7000-8000 nyawa melayang, badai Flora dapat dikategorikan salah satu badai paling mematikan di kawasan Atlantis. Kecepatan badai ini mencapai 230 km/jam. Total kerugian yang diakibatkan amukan Flora sebesar kurang lebih USD 528 juta (kurs Dollar tahun 1963) atau USD 4,01 miliar (kurs Dollar rata-rata tahun 2012). Badai Flora menerjang banyak daerah antara lain Amerika Utara dan Selatan, Trinidad dan Tobago, Puerto Rico, Hispaniola, Jamaika, Kuba, Bahama, Turki dan kepulauan Caicos, Bermuda dan Kanada.

7. Badai Fifi-Orlene (14 September 1974)

  8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia

Badai ini memiliki dua nama yaitu Fifi atau juga dapat disebut Orlene. Kecepatan maksimum badai ini mencapai 175 km/jam. Sekitar 10 ribu orang meninggal di Honduras dan kerugian materi diperkirakan mencapai USD 1,8 miliar (kurs Dollar tahun 1974)atau USD 8,48 miliar (kuras Dollar rata-rata tahun 2012). Badai ini juga menghantam 8 negara lainnya selain Honduras yaitu Jamaika, Hispanola, Nikaragua, Guatemala, Belize, Meksiko dan Arizona.

8. Badai Mitch (22 oktober 1998)

  8 Badai paling mematikan dalam sejarah manusia

Badai ini dapat dikatakan sebagai badai paling mengerikan dan terdahsyat sepanjang sejarah manusia. Kecepatan terpanya diperkirakan mencapai 285 km/jam. Badai ini terdeteksi mulai tanggal 22 Oktober 1998. Mitch bergerak cepat dan meluluhlantakkan Nikaragua, Honduras, El Salvador dan Guatemala secara langsung. Diperkirakan sedikitnya 19,325 jiwa melayang dan kerugian ditaksir mencapai USD 6,2 miliar (kurs Dollar tahun 1998) atau USD 8,84 miliar (kurs Dollar rata-rata tahun 2012).

Sumber: Merdeka.com

Read More »

Inilah Alasan Kenapa Amerika Serikat Bagian Timur Sering Dilanda Badai

0 comments
http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2012/10/29/108656/110x55/kenapa-badai-di-pasifik-identik-dengan-nama-perempuan.jpg


Astronesia-Belum lama berselang setelah badai tropis bernama Issac hantam beberapa negara bagian di Amerika Serikat, kini badai Sandy kembali memporak-porandakan banyak negara bagian di negara Paman Sam itu. Kenapa Amerika Serikat sering dihantam badai?

Saat ini beberapa kawasan di Amerika Serikat khususnya yang berada di sebelah timur mengalami kerusakan akibat terjangan badai Sandy. Beberapa orang mengatakan bahwa amukan Sandy lebih besar daripada Katrina. Namun, opini tersebut masih dibantah oleh beberapa peneliti.

Pada bulan September lalu, badai Isaac juga menyapu pesisir pantai negara-negara bagian di sebelah timur Amerika Serikat, khususnya di sekitar Alabama. Muncul satu pertanyaan, kenapa rata-rata badai lebih sering menghantam bagian timur Amerika Serikat daripada kawasan yang berada di sebelah barat?

Menurut penjelasan dari Chris W. Landsea, seorang peneliti di Atlantic Oceanographic and Meteorological Laboratory/Hurricane Research Division of the National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Miami, ada dua alasan kenapa badai sering menghantam kawasan bagian timur daripada bagian barat.

Pertama, temperatur air di Amerika Serikat bagian timur dan barat sangat berbeda. Seperti yang dilansir Accu Weather (27/08), sepanjang East Coast atau pesisir pantai bagian timur, beberapa teluk atau Gulf Stream memiliki temperatur air yang hangat. Air di daerah tersebut memiliki suhu di atas 80 derajat Fahrenheit atau sekitar 26,5 derajat Celcius. Sedangkan temperatur air di bagian barat hanya tercatat di bawah 70 derajat Fahrenheit atau di bawah suhu 20 derajat Celcius.

Catatan para 'pemburu badai', hampir semua badai memiliki kesamaan karakteristik dalam pembuatannya. Badai akan terbentuk dikarenakan terdapatnya air dengan temperatur suhu yang hangat. Badai tidak akan terbentuk apabila berada di kawasan yang dingin. Alasan kedua adalah dikarenakan garis lintang daerah tropis dan sub-tropis.

Kerry Emanuel, Center for Meteorology and Physical Oceanography, Massachusetts Institute of Technology, menjelaskan karakteristik pergerakan badai. Dalam penjelasannya tersebut, Emanuel mengatakan bahwa setiap badai selalu memiliki kemiripan pergerakan yaitu dimulai dari timur dan akan berakhir di barat.

Pergerakan semacam ini disebut juga dengan nama Trade Winds. Badai akan terus bergerak ke arah barat dan ketika sudah sampai 'di tempat tujuannya', badai akan sedikit melonggarkan kecepatannya dan kemudian hilang secara perlahan.

Memang masuk akal apabila dalam jangka waktu yang lumayan pendek, di daerah timur Amerika Serikat dihantam dua badai yang berbeda. Menurut paparan di Science Youth Dictionary, Amerika Serikat bagian timur akan selalu menerima hantaman badai ketika masuk bulan Agustus.

Hal tersebut dinamakan Hurricane Season atau musim badai. Pihak pemerintah negara Paman Sam tersebut menjelaskan bahwa badai akan sering terjadi mulai bulan Agustus dan mencapai puncaknya pada bulan September.

Musim badai akan berakhir ketika masuk bulan November. Sampai saat ini, kerugian materi yang ditanggung orang-orang di kawasan timur Amerika Serikat belum dapat terhitung secara pasti.

merdeka.com

Read More »

Foto-Foto Badai Maha Dasyat Yang Terjadi Di Tata Surya

0 comments
1.Foto Bintik Merah jupiter Dilihat oleh Voyager

http://astronesia.blogspot.com/
Credit: NASA/JPL-Caltech
Foto jarak dekat Great Red Spot Jupiter seperti yang terlihat oleh pesawat ruang angkasa Voyager.

2.Great White Spot di Saturnus

http://astronesia.blogspot.com/
Credit: Carolyn Porco and CICLOPS; NASA/JPL-Caltech/SSI
Gambar Saturnus diambil pada bulan Desember 2010 oleh pesawat ruang angkasa Cassini menunjukkan badai dengan batas garis lintang dan longitudinal dari 10.000 km dan 17.000 km, masing-masing. Tingkat lintang kepala badai kira-kira jarak dari London ke Cape Town. A "ekor" yang muncul dari ujung selatannya meluas jauh ke timur.

3. Neptune's Great Dark Spot

Neptune's Great Dark Spot
Credit: NASA/JPL-Caltech
Bintik gelap Neptunus, disertai dengan putih ketinggi-tinggian awan, seperti yang terlihat oleh pesawat ruang angkasa Voyager.

4.Badai Yang Sempurna
 
The Perfect Storm
Credit: NASA/JPL-Caltech/SSI
Sebuah badai besar di Saturnus telah berkembang dari sebuah titik kecil yang muncul 12 minggu sebelumnya di utara Saturnus tepatnya di pertengahan garis lintang. Badai ini masih aktif, badai ini adalah yang terbesar dan paling intens diamati di Saturnus oleh NASA Voyager atau pesawat ruang angkasa Cassini. Seperti yang terlihat dalam gambar Cassini ini dan lainnya, badai mengelilingi planet - yang lilitan pada lintang ini adalah 186.000 mil (300.000 kilometer). Dari utara ke selatan, mencakup jarak sekitar 9.000 mil (15.000 kilometer), itu merupakan sepertiga dari bentuk Bumi. Area ini mencakup seluas 1,5 miliar mil persegi (4 miliar kilometer persegi), atau delapan kali luas permukaan bumi. Frame di atas adalah pembesaran dari mosaik tengah yang terdiri dari 84 gambar terpisah.

5. Hexagon Aneh Di Saturnus

Bizarre Hexagon Spotted on Saturn
Credit: NASA/JPL/University of Arizona
Sebuah fitur enam sisi yang aneh mengelilingi kutub utara Saturnus dekat 78 derajat lintang utara telah tertangkap oleh spektrometer pemetaan visual dan inframerah pada pesawat ruang angkasa Cassini NASA.

Space.com

Read More »

Foto Menakjubkan Antariksa Minggu Ini

0 comments
1.'Frankenstrom' from space: Foto Badai Sandy Dari luar angkasa

 'Frankenstorm' from Space: Hurricane Sandy Satellite Photos

NOAA Goes East Satelitte mengambil gambar Badai Sandy at 10:45 am EDT (1445 UTC) pada tanggal 24 Oktober 2012, sepertinya  menuju pendaratan di Jamaika

2.Meteor Shower Orionid wows Stargazers Weekend

Orionid Meteor Shower Wows Weekend Stargazers

Hujan meteor Orionid memasuki puncaknya pada Minggu (Oktober 21), dengan latar bintang yang menakjubkan di seluruh dunia dengan kembang api langit nya. Hujan meteor Orionids adalah salah satu dari dua "bintang jatuh" yang diciptakan oleh sampah lintasan Komet Halley.

3. Sun's Plasma Loops Shine as Art in NASA Video Technique

 Sun's Plasma Loops Shine as Art in NASA Video Technique

Gradient filter untuk meningkatkan kontras dalam foto tidak hanya di gunakan fotografer lagi. Para astronom menggunakan mereka untuk melihat lebih baik di matahari kita juga.

4.Foto Menakjubkan Lidah Matahari Oktober 2012 

 Amazing Solar Flare of Oct. 22, 2012 (Photos)

NASA Solar Dynamics Observatory satelit menangkap ini foto dari suar X-kelas saat sang surya melepaskan lidah api tanggal 22 Oktober 2012.

5.Planetfall: Keajaiban Tata Surya

http://astronesia.blogspot.com/

Sunset di Pasifik seperti yang terlihat dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada ketinggian 235 mil. awak ISS 007 , 21 Juli 2003

Space.com

Read More »

Aneh,Kelompok Ini Percaya Bumi Itu Datar, Seperti Piringan

0 comments
http://astronesia.blogspot.com/
Ilustrasi bumi menjadi datar

Astronesia-Murid sekolah dasar pun tahu, Bumi itu bulat. Namun, sejumlah orang yang tergabung dalam kelompok Flat Earth Society berpikir sebaliknya. Mereka luar biasa yakin, planet yang ditinggali manusia ini berbentuk datar.

Ini yang jadi alasan mereka: saat berjalan di atasnya, permukaan planet ini nampak dan terasa datar. Oleh karena itulah mereka menepis  semua bukti yang menunjukkan Bumi itu bulat, seperti halnya foto-foto Bumi dari luar angkasa. Menurut mereka,  itu tak lebih dari rekayasa konspirasi pendukung bahwa bumi bulat yang diatur oleh Badan Antariksa AS (NASA) dan badan pemerintah lainnya. Sebuah konspirasi tingkat tinggi.

Foto-foto Bumi, kata mereka, diolah memakai photoshop. Peralatan GPS pun direkayasa. Tujuannya, mereka belum menyimpulkan, namun diduga motif keuangan.

Para pimpinan Flat Earth Society mengklaim, pendukung mereka makin banyak, bertambah 200 orang per tahunnya sejak tahun 2009. Kebanyakan dari mereka adalah warga AS dan Inggris. Tak kenal lelah mereka memperkenalkan teori bumi datar di internet, wawancara media, dan Twitter.

Namun, ini abad ke-21 ini, di mana informasi berkembang pesat dan teknologi luar angkasa luar biasa maju. Apakah mereka serius?

Setidaknya, para pendukung teori bahwa bumi itu datar mencoba menawarkan penjelasan ilmiah, atau seakan-akan ilmiah.

Salah satu teori terkemuka mereka menyebut Bumi serupa piringan, di mana Lingkaran Arktik berada di pusatnya, sementara Antartika, sebuah dinding es setinggi 150 kaki atau 45,7 meter, berada di pinggirannya.

Mereka mengklaim, NASA mempekerjakan sejumlah orang untuk menjaga ketat dinding es ini, mencegah siapapun memanjatnya dan terjatuh dari piringan bumi.

Sementara siklus siang dan malam Bumi dijelaskan sebagai berikut: matahari dan bulan adalah benda berbentuk bulat berdiameter 51 kilometer, yang berputar di  ketinggian 4.828 kilometer di atas bumi yang datar.  Seperti lampu sorot, bola-bola langit itu menerangi bagian yang berbeda dari planet dalam siklus 24 jam. Para pendukung teori ini juga yakin ada obyek tak terlihat  bernama "antimoon" (anti-bulan) yang bertanggung jawab mengaburkan bentuk bulan, menjadi bulan sabit misalnya.

Lebih jauh lagi, bagi mereka, gravitasi bumi tak lain tak bukan adalah ilusi. Daya tarik bumi, menurut mereka, tidak mempercepat benda ke bawah, namun piringan bumi lah yang mempercepat gerak benda 9,8 meter per detik kuadrat, didorong oleh kekuatan yang dinamakan "energi gelap".

Sementara, apa yang ada di bawah piringan Bumi belum  diketahui, mereka yang yakin bumi itu datar, menduga dasar bumi dibentuk dari batu.

Bukan lelucon
Cara berpikir kelompok Flat Earth Society mengikuti cara pikir "Metode Zetetic", metode ilmiah alternatif yang berkembang di abad ke-19.

"Pada dasarnya metode ini menekankan pada rekonsiliasi antara empirisme dan dan rasionalisme, dan membuat kesimpulan logis berdasarkan data empiris," kata wakil ketua Flat Earth Society, Michael Wilmore asal Irlandia pada situs sains, Life's Little Mysteries.

Detail yang mereka mungkin absurd dan seperti gurauan, namun para pendukungnya benar-benar menganggapnya sebagai model astronomi yang lebih masuk akal daripada yang bisa ditemukan dalam buku teks. Singkatnya, mereka tidak sedang membuat lelucon.

Yang tak kalah aneh, Wilmore dan ketua Flat Earth Society, Daniel Shenton,0 berpikir, bukti pemanasan global adalah kuat dan nyata, meski banyak bukti berasal dari data satelit NASA, yang mereka sebut sebagai rajanya konspirasi yang menyebarkan paham Bumi itu bulat.

Meski membuat banyak orang geleng-geleng kepala, kepercayaan kelompok itu tidak mengejutkan bagi para ahli. Karen Douglas, psikolog dari  University of Kent, Inggris mengatakan mereka yang percaya bahwa bumi itu datar sama dengan mereka yang percaya teori konspirasi.

Ada dorongan dasar dalam setiap teori konspirasi. Bahwa pendukungnya menyajikan teori konspirasi tentang isu penting atau kejadian besar tertentu, dan membangun penjelasan mengapa seseoprang atau lembaga tertentu menutup-nutupinya.

Namun, bagi Eric Oliver, ilmuwan politik dari University of Chicago, bahkan di kalangan sesama pendukung teori konsporasi, keyakinan bahwa bumi itu bulat adalah sebuah anomali.

Sebab, tidak seperti teori konsporasi lain yang menunjuk pada UFO, extrasensory perception (ESP), hantu, iblis atau sesuatu yang tak terlihat, Flat Earth Society bersikukuh pada sesuatu yang fisik: bentuk Bumi.


Sumber: Life's Little Mysteries,viva.co.id

Read More »

Mengenal Lebih Dekat Badai Sandy

0 comments
http://img.okeinfo.net/images-data/content/2012/10/29/56/710485/hgCRhaSj3G.jpg
Badai Sandy

Astronesia-National Hurricane Center yang berlokasi di Florida Amerika Serikat, sejak kemarin (28/10) malam memperkirakan kemunculan badai Sandy. Badai ini tampil dengan perputaran angin hingga kecepatan 75 mph dan berpotensi merusak wilayah New Jersey bagian selatan.

Ramalan cuaca yang berlangsung selama lima hari terakhir, menampilkan peringatan kemungkinan dampak terburuk yang juga dapat melanda pesisir Amerika bagian timur. Situs Universetoday, Senin (29/10/2012) melaporkan, perkembangan badai Sandy baru-baru ini berada di Kategori 1, yang membuat dampak seperti hujan lebat, angin dan badai yang menyerang pantai utama metropolitan, termasuk New York City dan Washington, D.C.

Bahkan, raksasa mesin pencari Google harus menunda hajatnya untuk menggelar acara tentang sistem operasi mobile Android ciptaannya, sebab acara yang akan digelar merupakan bagian dari zona evakuasi badai Sandy.

Menurut Wikipedia, Hurricane Sandy merupakan angin kencang yang sangat besar, yang bisa terjadi pada akhir musim dan muncul di wilayah Jamaika, Kuba, Bahama, Haiti, Republik Dominika dan Amerika Serikat. Saat ini mengancam Pantai Timur Amerika Serikat dan Kanada Timur.

Badai ini berkembang dari gelombang tropis yang memanjang di bagian barat Laut Karibia pada 22 Oktober 2012. Kemudian, ini menjadi tekanan badai tropis yang terus menguat dan meningkat menjadi badai tropis dalam waktu hanya enam jam.

Pada 24 Oktober 2012, Sandy meningkat menjadi angin topan tak lama setelah ia tiba di Jamaika. Lalu, badai ini bergerak lebih jauh ke utara, Sandy melintasi lautan dan singgah di negara berikutnya, yakni Kuba pada 25 Oktober 2012 dan muncul sebagai badai Kategori 2.

Pada 28 Oktober 2012, pukul 11 p.m EDT, badai Sandy terletak sekira 465 kilometer di timur Cape Hatteras, North Carolina dan sekira 760 kilometer di selatan-tenggara New York City. Kecepatan angin maksimum adalah 65 knot (75 mph, 120 kilometer per jam) dengan hembusan angin yang kuat.

Badai ini kemungkinan memberikan dampak kerusakan pada hari ini 29 Oktober 2012 di wilayah Long Island dan selatan New England. Peneliti dari Johns Hopkins University, menggunakan model komputer yang dibangun pada data gangguan listrik dari badai sebelumnya, ia memperkirakan sekira 10 juta warga di sepanjang pesisir Timur akan kehilangan listrik akibat badai Sandy

okezone.com

Read More »

Benarkah Sabuk Orion Dan Piramida Mesir Berhubungan?

0 comments
Astronesia-Kompleks Piramida Giza yang dibangun bangsa Mesir kuno sekitar 5000 tahun yang lalu memiliki luas area yang bisa disamakan antara jarak dari St Peter (Roma), Katedral Florence (Milan) sampai ke St. Paul (London). Diyakini pula kumpulan batu di Piramid Giza apabila disatukan bisa membuat tembok setinggi 3 meter dengan ketebalan 0,3 meter yang bisa melingkupi seluruh Perancis.

Jika dibandingkan dengan Empire State Building di New York, piramida atau piramida ini lebih besar 30 kali lipat dan bahkan bisa terlihat dari bulan. Sementara bangsa Mesir Kuno sendiri membangunnya dalam waktu 30 tahun. Belum lagi dari cara memindahkan batu batuan dan menyusunnya menjadi piramida yang tinggi (ada yang mengatakan membuat struktur lereng atau ulir seperti pada skrup yang kemudian dikapur dengan batu kapur pada lapisan luar. Ada pula yang menyebutkan bahwa batu batu tersebut adalah hasil pengecoran).

Konstruksi yang akurat serta titik berat pusat benda. Sehingga seperti yang diutarakan sebelumnya ada yang menyebutkan bahwa Piramida dibangun oleh ALIEN dengan mengkaitkannya dengan potret piramida di Mars. Ada lagi yang berspekulasi bahwa piramida dibangun oleh manusia masa datang yang terdampar di masa lalu. Ada pula piramida berhubungan dengan rasi gugus bintang Orion ditinjau dari letak katiga piramida Giza dan Piramida Maya pun diyakini memiliki letak dan posisi yang sama berdasarkan gugus rasi bintang Orion. Selain itu diyakini pula ada ruangan di bawah Sphinx (yang dinamakan Hall off Records) yang merupakan kunci rahasia menuju Zep Tepi yakni suatu zaman keemasan masa lampau ketika Piramid Giza ini di buat.


Menurut penelitian dari Ilmuwan dan Arkeologi, bahan Baku pembuatan piramida diambil dari beberapa tempat. Misalnya batu kapur dari Tura, granit dari Aswan, tembaga dari Sinai dan kayu untuk peti dari Libanon yang kesemuanya diangkut melalui Sungai Nil. Kemudian buruh-buruh pekerja rata-rata meningal pada usia muda diantara 30 tahun karena mengalami cedera tulang belakang karena membawa Beban yang sangat berat. Kemudian terungkap pula terdapat cara pertolongan gawat Darurat bagi buruh yang cedera.

Jauh sebelum ada teleskop apalagi observatorium, masyarakat Mesir sudah memiliki teknologi astronomi tinggi. Piramida dan Sphinx adalah hasil karya ilmu astronomi ribuan tahun lalu itu.


Kajian tersebut menyatakan bahwa Sphinx dan tiga piramida besar di sekelilingnya (Khufu, Khafre, and Menkaure), dibangun dan disusun menurut konstelasi bintang-bintang dalam rasi (kumpulan bintang-bintang) Orion.

Mengapa rasi bintang tersebut yang dipilih masyarakat purba Mesir sebagai pola dalam membangun kompleks piramida Giza itu?

Nama Orion diambil dari salah satu tokoh dalam mitologi Yunani, anak dari pasangan dewa Poseidon (dikenal juga sebagai Neptunus) dan Euryale. Sebagai anak dewa, Orion diberi banyak kesaktian oleh orangtuanya. Misalnya, oleh ayahnya yang merupakan penguasa samudera, dia diberi kesaktian bisa hidup di lautan seperti makhluk laut.
Benarkah Alien berperan dalam pembangunan piramida ?
Antara Januari hingga Mei, rasi bintang Orion ini bisa kita amati di arah Timur. Bila bintang-bintang tersebut ditarik garis, memang akan terlihat seperti ada sebuah adegan manusia sedang mengacungkan senjata. Dalam astronomi, rasi bintang Orion dibentuk oleh delapan bintang besar Betelgeus, Meissa, Bellatrix, susunan bintang Mintaka-Alnilam-Alnitak (sering disebut sebagai sabuk Orion), Saiph, dan Rigel. Bersama bintang-bintang kecil lain yang berperan seperti satelitnya.
Relief yang dipercaya sebagai sosok alien pada piramida.
Rasi bintang Orion ini seperti rasi bintang di galaksi kita, yang disebut sebagai Bimasakti (Milky Way). Jadi bintang-bintang besar yang disebut di atas tak ubahnya seperti Matahari di galaksi Bimasakti. Sedangkan bintang-bintang kecilnya adalah planet-planet yang mengelilinginya, seperti Bumi, Mars, Saturnus, hingga Pluto, mengelilingi Matahari. Hanya saja bedanya, di rasi bintang Orion "matahari"-nya lebih dari satu, sedangkan di galaksi kita hanya satu.

http://astronesia.blogspot.com/

Dari susunan para bintang besar dan masing-masing satelitnya itulah, bila ditarik dalam sebuah garis tak putus, akan tergambar seperti seorang pemuda gagah dengan senjatanya. Oleh mitologi Yunani disebutkan sebagai penjelmaan tokoh Orion. Lalu di sebelah selatan Orion, terlihat rasi bintang yang lebih kecil disebut Lepus. Bila bintang-bintang di rasi bintang tersebut ditarik garis, maka akan terlihat seperti anjing. Rasi bintang inilah yang disebut dalam mitologi sebagai salah satu anjing yang menemani Orion di langit. Terdiri atas dua bintang besar (Nihai dan Arneb) serta bintang-bintang yang ukurannya jauh lebih kecil.

Terdapat pula deretan bintang yang kadang menggambarkan sosok kalajengking, tapi bisa juga banteng. Itu semua tergantung dari mana arah kita memandang. Yang pasti, rasi bintang Taurus atau Scorpio ini terdiri dari lima bintang besar, yakni Al Nath, Aldebaran, Hyades, Ain, Pleiades, dan tentunya bintang- bintang satelit mereka masing- masing. Dengan paduan tiga rasi bintang itulah (Orion, Lepus, dan Scorpius/Taurus), mitologi tentang Orion tercipta.


Lalu apa hubungannya dengan budaya purba Mesir, yang membangun kompleks piramida di Giza juga atas mitos rasi bintang Orion tersebut?

Ini dihubungkan dengan pemujaan bangsa Mesir purba terhadap Osiris, yang tak lain dipercaya sebagai jelmaan Orion yang kemudian menjadi dewa kematian. Dalam relief-relief di piramida yang ditemukan, Osiris ini digambarkan sebagai dewa yang mengenakan mahkota putih tinggi. Lewat kesaktiannya, Osiris dengan mudah bisa membinasakan bumi dan isinya.

?

Masyarakat Mesir kuno juga percaya bahwa dewa-dewa di langit itu juga harus mempunyai persinggahan di bumi.
Atas dasar latar belakang itulah, kemudian kompleks piramida Giza dibangun. Tentu karena untuk Osiris, maka arsitektur posisi tiap piramidanya dibuat sedemikian rupa agar mirip dengan posisi rasi bintangnya. Termasuk membangun penjaganya, yakni makhluk berbadan singa berkepala manusia.

Piramida Khufu menggambarkan bintang Alnitak, piramida Khafre untuk bintang Alnilam, sedangkan piramida Menkaure sebagai simbol bintang Mintaka. Deret posisi tiap piramida pun dibuat seakurat mungkin, menyerupai posisi tiga bintang besar itu di langit. Dan penempatan posisi tiga piramida tersebut nyaris akurat! Hanya meleset 0,1364 derajat dari besar sudut antar piramida dibanding antarbintangnya. Hal ini jadi begitu istimewa, mengingat teknologi saat piramida-piramida tersebut dibangun, tentu belum secanggih sekarang. 
 
Sumber:  http://indonesianspaceresearch.blogspot.com/2012/05/piramida-dan-sabuk-orion.html

Read More »

Peneliti Rancang Kapsul Helikopter Penyelamat Astronot

0 comments

detail berita
Ilustrasi
Astronesia-Para peneliti menggarap sebuah kapsul luar angkasa baru yang dirancang untuk membuat astronot bisa mendarat dimanapun, termasuk di halaman rumahnya sendiri.

Dilansir dari Dailymail, Minggu (28/10/2012), kapsul luar angkasa tradisional membawa astronot ke Bumi dan mendaratkannya di permukaan tanah atau laut tanpa terkontrol. Namun, hal berbeda diharapkan terjadi ketika kapsul baru ini terwujud.

NASA berharap bahwa desain rotor baru yang tidak ditenagai bisa membuat astronot mendarat dimanapun tanpa harus merasakan hentakan atau tumbukan.

Berbeda dengan kapsul luar angkasa tradisional, pada desain kapsul ini parasut digantikan oleh rotor. Harapannya desain ini akan memberikan kestabilan serta pengendalian kapsul layaknya yang terdapat pada helikopter.

Desain tersebut menunjukkan rotor bisa dibangun dalam kerangka booster dan akan merentang seiring kapsul turun ke Bumi. Selanjutnya sirip pengendali akan terbuka di samping kapsul.

"Tujuan uji coba yang kami lakukan adalah untuk memperlajari bagaimana membuat rotor mulai bernputar," ujar teknisi di Johson Space Center, Jeff Hagen

Read More »

10 Fakta tentang hidup di luar angkasa

0 comments
1. Satu hari mengalami 17x matahari terbit


 
Matahari terbit dan terbenam setiap 90 menit di orbit , sehingga sangat sulit untuk tidur nyenyak karena tidak adanya hari normal / siklus malam. Untuk mengatasi ini, administrator ISS mengatur jadwal astronot untuk menjaga agar kegiatan mereka sesuai. Jam onboard ISS diset ke Greenwich Mean Time (GMT). Untuk menjaga astronot tetap pada jadwalnya, Mission Control melakukan panggilan saat bangun tidur. Untuk mengisi waktu Mereka biasanya memainkan musik dan kegiatan sejenisnya


2. Kamu Akan Tumbuh lebih tinggi


 
Tanpa gaya tekan gravitasi, tulang belakang kamu berkembang dan kamu tumbuh lebih tinggi, biasanya antara 5cm dan 8cm. Sayangnya, tinggi ekstra dapat membawa komplikasi, yang dapat mencakup masalah sakit punggung dan saraf.


3. Berhenti Mendengkur


 
Sebuah studi 2001 menunjukkan bahwa astronot yang mendengkur di Bumi tertidur diam di ruang angkasa. Itu karena gravitasi memainkan peran yang dominan dalam generasi apneas, hypopneas, dan mendengkur. NASA bahkan telah merekam aktivitas awak kapal yang sering mendengkur , tetapi efek gravitasi nol muncul untuk mengurangi mendengkur.


4. Beberapa makanan dan bumbu membutuhkan penambahan air untuk dimakan


 
Dalam pesawat, garam dan merica tersedia tetapi hanya dalam bentuk cair. Hal ini karena astronot tidak menaburkan garam dan merica pada makanan mereka di ruang angkasa. Garam dan merica hanya akan mengambang. Sangat berbahaya karena bisa menyumbat ventilasi udara, mencemari peralatan atau terjebak dalam mulut, mata atau hidung astronot.


5. Astronot terlama yang tinggal di pesawat selama 438 hari


 
Rekor untuk misi terlama dipegang oleh kosmonot Rusia Valeri Polyakov, yang menyelesaikan 438 hari (atau 14 bulan) perjalanan dinas di dalam stasiun ruang angkasa Mir pada tahun 1995


6. Hanya 3 orang yang pernah meninggal di pesawat antariksa


 
Para awak dari Soyuz 11, Georgi Dobrovolski, Viktor Patsayev dan Vladislav Volkov, tewas setelah undocking dari stasiun ruang angkasa Salyut 1 setelah tinggal tiga minggu.


7. Hampir setiap astronot mengalami space sickness


 
Dengan tidak adanya gravitasi, sinyal dari sistem vestibulary dan reseptor tekanan menjadi kacau. Efeknya biasanya menyebabkan disorientasi pada tubuh: banyak astronot tiba-tiba merasa diri mereka seperti terbalik, atau bahkan mengalami kesulitan dalam penginderaan lokasi lengan dan kaki mereka sendiri. disorientasi ini adalah penyebab utama dari apa yang disebut Space Adaptasi Syndrome


8. Hal yang paling sulit adalah untuk Adaptasi ketika kamu kembali dari ruang angkasa


 
Ketika mereka kembali ke bumi, astronot harus beradaptasi kembali seperti pengalaman ketika mereka pertama kali ke ruang angkasa. Ada satu fase adaptasi yang agak lama untuk di biasakan, Beberapa kosmonot Rusia telah melaporkan bahwa beberapa bulan setelah penerbangan , mereka masih sesekali melepaskan cangkir atau benda lain di udara - dan bingung ketika jatuh ke lantai


9. Radiasi Cosmic membuat kamu melihat Silauan saat berkedip


 
Menatap keluar dari kapsul ruang mereka, astronot Apollo menyaksikan pemandangan yang manusia belum pernah lihat sebelumnya. Mereka melihat pemandangan bumi yang biru terang terhadap. Mereka melihat sisi jauh Bulan. Mereka juga melihat kilatan cahaya aneh di dalam bola mata mereka!


10. Kamu mungkin harus mengambil spons mandi untuk kebersihan diri


 
Sementara stasiun seperti Skylab dan Mir telah dilengkapi dengan pancuran,Banyak astronot mengganti spons mandi dengan menggunakan waslap atau handuk basah. Hal ini akan mengurangi jumlah air yang dikonsumsi. Setiap astronot juga akan memiliki kit kebersihan diri dengan sikat gigi, pasta gigi, shampoo, pisau cukur dan perlengkapan mandi dasar lainnya.

Read More »

Keris Berbahan Meteorit, Bagaimana Cara Deteksinya?

0 comments

Motif pamor keris berbahan meteor
Motif pamor kris yang berbahan meteor
Astronesia-Beraneka ragam keris dipamerkan di acara Festival Keris Kamardikan Anugerah Hadiwidjojo, di Museum Nasional pada 24-31 Oktober 2012. Salah satu yang menarik perhatian adalah koleksi keris dari Padepokan Keris Brojobuwono dari Solo, Jawa Tengah, yang memamerkan keris-keris yang terbuat dari batu-batu meteorit.

Menurut penjelasan dari Pemimpin Padepokan Keris Brojobuwono, Basuki Teguh Yuwono, dalam karya cipta budaya berupa keris ada sesuatu yang esensial. Keris mencerminkan tentang makna simbolik bersatunya hamba dengan Tuhan yang diwujudkan sebagai satu simbolik perkawinan kosmik antara sesuatu yang dari langit (meteorit) dan sesuatu dari perut bumi yang kemudian disatukan yang melahirkan sebuah keris.

Kemudian dari struktur bentuknya, keris adalah visualisasi dari bentuk lingga dan yoni, atau laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu dalam keris ada bilah keris dan warangka (sarung).

Apakah ada riset-riset yang berkaitan dengan pembuktian bahwa batu meteorit itu benar-benar jatuh dari langit? Bagaimana cara mendeteksi bahwa batu-batu itu benar meteorit?

Basuki Teguh Yuwono mengatakan, bahwa masyarakat perkerisan atau khususnya para empu, di zaman dahulu sudah mempunyai metode khusus untuk mendeteksi benda-benda luar angkasa. Metode itu adalah dengan menggunakan kemampuan indera pada manusia.

"Para empu biasanya menggunakan indera untuk mendeteksi sebuah batu meteorit, seperti penglihatan, perabaan, penciuman, suara yang dihasilkan, berat jenisnya. Caranya dengan membakar, dan lain-lain," ujarnya.

Basuki yang juga pengajar Program Studi Keris dan Senjata Tradisonal, di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, menjelaskan bahwa pengelolaan-pengelolaan meteorit dengan cara penggunaan indera ini sebenarnya sudah ditemui di naskah-naskah kuno. Misalnya di naskah era zaman Majapahit dan era awal zaman Majapahit, yang menjelaskan bahwa kemampuan nenek moyang (empu) untuk mendeteksi dan melebur batu meteorit.

"Keris-keris yang menggunakan unsur batu meteorit banyak dijumpai cukup banyak di era zaman Majapahit sekitar abad 13 sampai 15 Masehi. Diperkirakan ada ribuan keris yang menggunakan batu meteorit," tambah Basuki Teguh Yuwono.

Sebenarnya tujuan penggunaan batu meteorit pada dunia perkerisan ada dua sisi esensialnya. Pertama dari sisi keindahan estetikanya yang berguna untuk membentuk motif-motif pamor (guratan-guratan) pada bilah keris. Kedua dari sisi spiritualnya, yaitu makna simbolik dari pamor (guratan-guratan pada bilah keris).

sumber: viva.co.id

Read More »

Foto Pertama Bumi yang Diambil dari Luar Angkasa

0 comments
Foto pertama Bumi dari orbit Bulan pada tanggal 23 Agustus 1966 yang diambil Oleh NASA's Lunar Orbiter I. Credit: NASA
Astronesia-Tahukah Anda seperti apa foto pertama Bumi yang diambil dari luar angkasa? Foto Bumi yang pertama di ambil dari luar angkasa yaitu pada tanggal 23 Agustus 1966 oleh NASA's Lunar Orbiter, sebuah pesawat pengintai tanpai awak yang mengambil gambar Bumi dari orbit Bulan. Tapi jangan bayangkan foto itu sebagus fiti Bumi saat ini, karena memang teknologi yang digunakan belum seperti kamera jaman sekarang.

http://astronesia.blogspot.com/
Foto Bumi lainnya yang juga diambil oleh Lunar Orbiter I. Credit: NASA
Sebelumnya skitar tahun 40, 50, dan 60-an, gambar Bumi juga sudah pernah diambil dari luar angkasa, tapi saat itu gambar yang diambil bukan Bumi dalam bentuk utuh (bola) melainkan hanya salah satu permukaan bagiannya saja.

Kamera yang dipasang di Lunar Orbiter I untuk mengambil gambar Bumi. Credit: Courtesy of George Eastman House, International Museum of Photography and Film
Dikutip dari sciencedaily.com, Sabtu (27/08/2011), Lunar Orbiter sendiri awalnya digunakan untuk memetakan keadaan Bulan untuk mencari tempat yang tepat untuk mendaratkan astronot di Bulan pada misi Apollo. Kamera yang digunakan utnuk mengambil foto bumi yaitu sebuah kamera onboard yang memiliki dua lensa kembar yang dapat mengambil foto secara simultan. Kamera ini didesain oleh Eastman Kodak dan dipergunakan untuk Departemen Pertahanan Amerika. 

sumber: astronomi.us

Read More »

Astronot Amerika Tempatkan Foto Keluarga di Bulan

0 comments
Foto Charlie dan keluarga yang diletakkan di Bulan. Image credit: NASA
Astronesia-Pada 23 April 1972, astronot Apollo 16, Charlie Duke dan John Young memulai misi EVA yang terakhir dengan menggunakan kendaraan robot Lunar Roving Vehicle. Sebelum ia menyiapkan Solar Wind Collector, Charlie menempatkan foto keluarganya di permukaan Bulan. Dan foto di atas merupakan foto yang diambil dengan menggunakan kamera Hasselblad.

Foto keluarga Charlie (diperbesar). Image credit: NASA
Dikutip dari universetoday.com, Rabu (25/04/2012), Dalam foto tersebut terdapat gambar Charlie, istrinya Dorothy, dan kedua anaknya yaitu Charles dan Thomas. Foto tersebut dibungkus dengan plastik kecil dan terlihat sedikit kusut karena sebelumnya ditempatkan di saku baju luar angkasa Charlie. Mungkin saat ini foto tersebut masih berada di Bulan.

Astronomi.us

Read More »